BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggandeng Pemerintah Korea Selatan melalui Korea International Cooperation Agency (KOICA) dalam membuka program beasiswa KOICA Scholarship 2026.
Program beasiswa KOICA ini ditujukan bagi masyarakat Indonesia, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN).
KOICA Scholarship 2026 menjadi kesempatan besar bagi pegawai pemerintah yang ingin melanjutkan studi ke Korea Selatan dengan dukungan penuh biaya pendidikan dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Mengutip unggahan di akun Instagram resmi @fasker.kemendagri, beasiswa KOICA 2026 tidak hanya menanggung biaya kuliah di sejumlah universitas ternama Korea Selatan, tetapi juga menyediakan tunjangan bulanan, biaya tiket pesawat pulang-pergi, serta asuransi kesehatan selama masa studi.
Selain itu, penerima beasiswa juga akan mendapatkan akomodasi, tunjangan kedatangan, kegiatan ekstrakurikuler, hingga scholarship completion grants sebagai bentuk penghargaan setelah menyelesaikan studi.
Adapun beberapa universitas dan program studi yang ditawarkan melalui KOICA Scholarship 2026 antara lain:
- Ewha Womans University dengan jurusan Gender Equality.
- Hanyang University yang menawarkan program Smart-City Management & Technology.
- Korea National University of Education dengan program Global Education Leadership.
- Korea University yang membuka jurusan Tax and Fiscal Policy.
- Seoul National University dengan bidang Public Management & Administrative Reform.

Program KOICA Scholarship 2026 secara khusus ditujukan bagi pegawai pemerintah atau ASN aktif yang telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang yang sesuai dengan jurusan yang akan diambil.
Kemendagri juga menekankan bahwa peserta yang berusia di bawah 40 tahun dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan akan lebih diutamakan dalam proses seleksi.
Untuk tingkat pendidikan, peserta yang mendaftar wajib memiliki gelar sarjana atau setara, karena beasiswa ini ditujukan untuk jenjang magister (S2).
Adapun dokumen yang harus dipersiapkan untuk mendaftar antara lain ijazah pendidikan terakhir, salinan halaman paspor, formulir aplikasi KOICA, dan surat rekomendasi dari unit kerja. Surat rekomendasi dapat diakses melalui situs Formulir Rekomendasi Pusat Fasilitasi Kerja Sama.
Di samping itu, peserta juga perlu melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris terbaru. Jenis sertifikat yang diterima meliputi ETS TOEFL dengan skor minimal 450, TOEFL PBT minimal 35, IELTS minimal 5.0, atau English Score British Council minimal level B1.
Pendaftaran beasiswa KOICA Scholarship 2026 akan ditutup pada 5 Desember 2025. Peserta hanya dapat mendaftar setelah mendapatkan usulan resmi dari instansi pemerintah tempat mereka bekerja.
Setelah mendapatkan rekomendasi, calon peserta dapat mengisi formulir pendaftaran melalui tautan resmi Submit Program KOICA Scholarship 2026.
Bagi yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait program beasiswa ini, peserta dapat mengunjungi situs resmi KOICA, atau mengirimkan pertanyaan melalui email ke fasker.kemendagri@gmail.com.
Program KOICA Scholarship 2026 menjadi salah satu bentuk nyata kerja sama antara Kemendagri dan KOICA dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di lingkungan pemerintahan.
Kesempatan ini bisa menjadi langkah penting bagi para ASN yang ingin memperluas wawasan global serta mengembangkan kompetensi di bidangnya melalui pendidikan internasional di Korea Selatan. (fam)
















