BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pada awal tahun 2026, layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas akan memperkenalkan rute baru yang menghubungkan Terminal Bulupitu dengan Kota Lama Banyumas.
Rute baru ini dipastikan akan melewati sejumlah titik penting, seperti Terminal Bulupitu dan Alun-Alun Banyumas, serta Kebondalem sebelum kembali ke titik awal di Terminal Bulupitu.
Keputusan ini diumumkan oleh Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, yang menegaskan bahwa pengoperasian koridor ini tidak akan disertai dengan penambahan armada bus baru.
Sebanyak delapan bus yang akan melayani koridor ini merupakan armada yang dialokasikan dari rute Koridor 3A dan 3B.
Masing-masing koridor menyumbangkan empat unit bus untuk memastikan kelancaran operasional rute baru ini.
“Total delapan unit melayani koridor baru Terminal Bulupitu – Alun-Alun Banyumas,” ujar Ipoeng dengan penuh keyakinan.
Dengan dibukanya jalur ini, BTS Trans Banyumas kini mengoperasikan lima koridor secara keseluruhan.
Selain rute baru tersebut, koridor lainnya mencakup Terminal Ajibarang – Pasar Pon (K1BM), Terminal Notog – Terminal Baturraden (K2BM), dan dua koridor lainnya yang sudah ada sebelumnya yakni Terminal Bulupitu – Terminal Kebondalem (K3A dan K3B).
“Tanggal 1 Januari langsung action. Kemungkinan ada launching bulan depan,” lanjut Ipoeng, memberikan gambaran mengenai persiapan peluncuran resmi rute tersebut.
Pengalihan armada dari K3A dan K3B bukan tanpa alasan. Ipoeng menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena load factor atau tingkat penggunaan pada kedua koridor tersebut relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan K1BM dan K2BM.
Oleh karena itu, penyesuaian armada dianggap paling efektif untuk dilakukan di rute-rute tersebut guna meningkatkan efisiensi operasional.
Saat ini, Trans Banyumas memiliki total 52 bus dalam armadanya. Dari jumlah tersebut, 47 unit aktif beroperasi setiap hari sementara lima lainnya disiapkan sebagai cadangan antisipasi jika ada kendala teknis pada bus yang beroperasi.
“Kalau ada yang rusak harus ada menggantikan,” tuturnya menambahkan penjelasan mengenai pentingnya kesiapan armada cadangan dalam menjaga kelancaran layanan transportasi umum di wilayah tersebut.
Langkah strategis yang dilakukan oleh Trans Banyumas ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tetapi juga sebagai upaya untuk memperluas jaringan transportasi di kawasan Purwokerto dan sekitarnya.
Dengan adanya rute baru ini diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Terminal Bulupitu dan Kota Lama Banyumas. (yda/dda)
















