BANYUMASEKSPRES.ID, Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), permodalan sering menjadi kendala utama dalam mengembangkan usaha.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui sejumlah bank, salah satunya Bank Mandiri.
KUR Mandiri menjadi pilihan menarik karena menawarkan bunga yang jauh lebih rendah dibandingkan kredit komersial. Skemanya hanya 6 persen per tahun atau setara 0,5 persen per bulan.
Dengan biaya yang lebih ringan, UMKM bisa memperoleh tambahan modal kerja maupun investasi agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Bank Mandiri menyediakan beberapa jenis KUR sesuai kebutuhan nasabah. Setiap kategori memiliki plafon yang berbeda sehingga debitur dapat menyesuaikan besarnya pinjaman dengan skala usahanya.
KUR Mikro memberikan plafon maksimal hingga 50 juta. Sementara itu, KUR Kecil menawarkan pinjaman di atas 50 juta hingga 500 juta. Ada juga KUR Penempatan PMI yang ditujukan khusus bagi calon pekerja migran, dengan plafon maksimal 25 juta.
Skema pembiayaan ini diatur untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, baik pengusaha kecil di daerah, pelaku usaha menengah, maupun pekerja migran yang membutuhkan biaya penempatan ke luar negeri.
Bagi calon debitur, mengetahui simulasi angsuran sangat penting untuk menyesuaikan kemampuan membayar. Berikut rincian tabel angsuran KUR Mandiri 2025 berdasarkan jumlah pinjaman dan tenor waktu:
- Pinjaman 10 juta, angsuran per bulan sebesar 860.664 selama 12 bulan, 443.206 untuk tenor 24 bulan, dan 304.219 bila diambil selama 36 bulan.
- Pinjaman 25 juta, cicilan per bulan senilai 2.151.661 untuk tenor 12 bulan, 1.108.015 untuk 24 bulan, serta 760.548 untuk jangka waktu 36 bulan.
- Pinjaman 50 juta memiliki angsuran 4.303.321 untuk tenor 12 bulan, 2.216.031 untuk 24 bulan, dan 1.521.097 bila dibayar selama 36 bulan.
- Pinjaman 75 juta menuntut angsuran 6.454.979 untuk tenor 12 bulan, 3.324.437 untuk 24 bulan, dan 2.282.065 jika diambil selama 36 bulan.
- Pinjaman terbesar 100 juta, angsuran bulanannya tercatat 8.606.643 untuk 12 bulan, 4.432.061 untuk 24 bulan, serta 3.042.194 untuk tenor 36 bulan.
Dengan simulasi ini, pelaku usaha bisa memperkirakan besarnya kewajiban yang harus dipenuhi sesuai kemampuan arus kas usahanya.
Agar bisa mengakses pinjaman KUR di Bank Mandiri, calon debitur perlu memenuhi beberapa persyaratan umum.
Pertama, harus berstatus Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Kedua, memiliki usaha produktif yang layak dan sudah berjalan setidaknya enam bulan.
Ketiga, tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali untuk jenis pembiayaan konsumtif seperti kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan, maupun kartu kredit.
Selain persyaratan dasar tersebut, ada dokumen tambahan yang wajib dipenuhi sesuai jenis KUR yang diajukan. Untuk KUR Super Mikro, Mikro, dan Khusus, calon debitur perlu melampirkan beberapa dokumen penting.
Seperti Nomor Induk Berusaha atau SKU dari RT/RW/desa, e-KTP atau surat pengganti, NPWP untuk pinjaman di atas 50 juta, fotokopi KK, surat nikah atau cerai, serta bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bila mengajukan pinjaman di atas 100 juta.
Sementara bagi calon pekerja migran yang ingin mengakses KUR Penempatan PMI, dokumen yang harus dilengkapi mencakup e-KTP, perjanjian penempatan kerja ke luar negeri, perjanjian kerja dengan pengguna jasa, serta fotokopi KK dan surat nikah atau cerai.
Proses pengajuan KUR di Bank Mandiri tergolong mudah dan fleksibel. Calon nasabah dapat langsung datang ke kantor cabang Mandiri terdekat atau mengajukan lewat aplikasi Livin’ by Mandiri melalui fitur KUR Digital.
Setelah itu, isi formulir pengajuan sesuai data pribadi dan usaha yang dijalankan. Lengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan pihak bank agar proses berjalan lancar.
Pihak bank kemudian akan melakukan verifikasi serta survei usaha untuk menilai kelayakan calon debitur.
Bila dinyatakan layak, langkah berikutnya adalah penandatanganan akad kredit. Setelah itu, dana pinjaman akan dicairkan langsung ke rekening Bank Mandiri milik nasabah.
Skema bunga rendah dan tenor yang bervariasi membuat KUR Mandiri menjadi salah satu program pembiayaan yang sangat ditunggu pelaku usaha.
Dukungan modal yang lebih mudah diakses diharapkan dapat membantu UMKM naik kelas, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan usaha. (WAN)
















