BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Keputusan mengejutkan datang dari pengelolaan Liga 4 Jawa Tengah, dimana jadwal pertandingan yang semula direncanakan berlangsung pada akhir Desember 2025, kini resmi ditunda hingga awal Januari 2026.
Presiden Wijayakusuma FC Cilacap, Rusdiyanto, mengonfirmasi bahwa kompetisi ini awalnya dijadwalkan untuk dimulai pada 23 Desember 2025.
Namun jadwal tersebut sempat dimajukan sehari menjadi 22 Desember 2025 sebelum akhirnya ditetapkan kembali diundur ke Januari 2026.
“Informasi awalnya, penundaan karena pertimbangan Nataru (Natal dan Tahun Baru),” ujar Rusdiyanto kepada awak media pada Minggu (21/12).
Penundaan ini diambil dengan pertimbangan kemungkinan gangguan logistik dan keamanan selama periode liburan tersebut.
Dalam waktu dekat, PSSI Jawa Tengah berencana mengadakan pertemuan dengan para manajer tim peserta Liga 4 Jateng. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas sekaligus menetapkan jadwal resmi kompetisi setelah mengalami penundaan.
“Untuk tanggal pastinya, masih menunggu hasil pertemuan manajer peserta yang difasilitasi PSSI Jateng,” tambah Rusdiyanto.
Meski belum ada kepastian tanggal resmi, informasi beredar menyebutkan bahwa Liga 4 Jateng mungkin akan dimulai pada 3 atau 4 Januari 2026.
Namun, Rusdiyanto menegaskan bahwa jadwal baru akan diumumkan secara resmi setelah pertemuan manajer peserta berlangsung.
“Tapi dapat dipastikan laga perdana kita akan bertemu ISP Purworejo, pada 3 Januari mendatang,” ungkapnya.
Kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim ini diikuti oleh 26 tim yang tersebar dalam tujuh grup. Pembagian grup tersebut terdiri dari empat tim di beberapa grup dan tiga tim di grup lainnya.
Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak gugur sementara dua tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melanjutkan ke fase berikutnya.
Penundaan ini tentu membawa tantangan tersendiri bagi para tim yang sudah mempersiapkan diri sejak lama.
Namun demikian, kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi lebih mendalam menjelang laga pertama nanti.
Tim-tim seperti Wijayakusuma FC telah mempersiapkan diri melalui serangkaian pertandingan uji coba untuk mengasah kemampuan serta strategi mereka menghadapi musim baru yang penuh harapan ini.
Pertandingan persiapan melawan Persak Kebumen beberapa waktu lalu menjadi salah satu cara bagi Wijayakusuma FC untuk mengevaluasi kesiapan tim.
Selain aspek teknis dan taktik permainan, para pelatih juga memperhatikan kondisi fisik dan mental para pemain agar tetap prima menuju pertandingan resmi nanti.
Dengan persiapan yang matang, harapannya adalah setiap tim dapat memberikan performa terbaik mereka ketika kompetisi resmi dimulai.
Penundaan ini bukan hanya soal perubahan jadwal tetapi juga memberi peluang bagi setiap pihak terlibat untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan sebelumnya. (jul/dda)
















