BANYUMASEKSPRES.ID, Periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) memicu peningkatan signifikan dalam arus perjalanan kereta api di wilayah Jakarta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melaporkan puncak dari perjalanan kereta api terjadi pada Hari Natal, Kamis, 25 Desember 2025, dengan tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi mencapai angka tertinggi sebesar 96 persen.
“Hingga Kamis, 25 Desember 2025, tingkat okupansi mencapai 96 persen,” ujar Franoto Wibowo, Humas Daop 1 Jakarta, dalam keterangan tertulisnya kepada awak media.
Pada hari tersebut, pergerakan penumpang harian mencatat total penumpang naik sebanyak 50.759 orang dan penumpang turun sebanyak 43.049 orang di wilayah Daop 1 Jakarta.
Stasiun Gambir dan Pasar Senen menjadi titik keberangkatan paling padat, masing-masing melayani 16.363 dan 14.980 penumpang naik. Selain itu, Stasiun Bekasi juga mengalami lonjakan dengan mencatat sebanyak 6.340 penumpang naik.
Untuk layanan kereta lokal seperti KA Pangrango dan Siliwangi pada hari yang sama, jumlah penumpang naik tercatat mencapai 4.965 orang sementara yang turun mencapai angka 4.906 orang.
Secara kumulatif sejak dimulainya periode liburan pada tanggal 18 Desember hingga saat ini, kedua layanan tersebut telah mengangkut total sebanyak 43.782 penumpang naik dan menurunkan sebanyak 42.746 penumpang. Fenomena tingginya okupansi ini tidak hanya terjadi pada Hari Natal saja.
Berdasarkan data pemesanan tiket yang tersedia, kursi untuk beberapa tanggal favorit setelah Natal juga sudah banyak dipesan dengan tingkat keterisian mencapai sekitar 81 persen untuk tanggal 26 Desember serta masing-masing sebesar 71 persen untuk tanggal-tanggal berikutnya seperti 27 dan 28 Desember.
Indikator ini menunjukkan bahwa permintaan perjalanan masih kuat pasca-Natal dan diperkirakan akan berlanjut hingga awal Januari mendatang.
Selama periode angkutan Nataru tahun ini yang berlangsung dari tanggal 18 Desember hingga awal tahun baru pada tanggal 4 Januari nanti, Daop 1 Jakarta telah mengoperasikan total sebanyak 1.732 perjalanan kereta api.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan sekitar sepuluh persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencatatkan sebanyak 1.577 perjalanan.
Hingga tanggal yang sama, yaitu Kamis (25/12), tercatat bahwa sebanyak lebih dari setengah juta tiket atau tepatnya sejumlah 637.301 tiket telah terjual dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sejumlah lebih dari sembilan ratus ribu atau tepatnya sebanyak 909.536 tempat duduk.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang jarak jauh yang naik dari wilayah Daop 1 Jakarta selama kurun waktu delapan hari terakhir tercatat mencapai angka fantastis yaitu sebanyak lebih dari tiga ratus ribu orang atau tepatnya sejumlah 315.590 orang.
Adapun jumlah penumpang yang turun di wilayah tersebut mencapai angka sekitar dua ratus tujuh puluh lima ribu orang atau tepatnya sejumlah lebih dari seperempat juta yaitu sebesar sebanyak dua ratus tujuh puluh lima ribu empat ratus sembilan puluh tiga orang.
Periode antara tanggal dua hingga dua puluh lima Desember menjadi titik lonjakan arus tertinggi dimana kota-kota tujuan favorit seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung dan Purwokerto menjadi pilihan utama para pelancong untuk merayakan liburan mereka.
Antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi kereta api juga terlihat jelas dalam program diskon tiket untuk kelas ekonomi komersial yang ditawarkan oleh PT KAI selama periode tersebut.
Hingga kini dilaporkan bahwa sebanyak lebih dari seperempat juta tiket promo atau tepatnya sejumlah dua ratus tujuh puluh ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan antara tanggal dua puluh dua Desember tahun ini hingga sepuluh Januari tahun depan.
PT KAI pun secara proaktif mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun guna memastikan kesesuaian data tiket serta identitas pribadi mereka dan memanfaatkan teknologi boarding terbaru berbasis face recognition agar proses keberangkatan menjadi lebih cepat serta efisien.
Tak bisa dipungkiri bahwa lonjakan jumlah penumpang ini merupakan cerminan dari tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kereta api sebagai salah satu moda transportasi andalan selama musim liburan kali ini (*/stch/fam).
















