Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

LKPJ Bupati 2025 Diterima DPRD Purbalingga, Fokus pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan

DPRD Soroti PAD Hingga PelayananDPRD Soroti PAD Hingga Pelayanan
REKOMENDASI: Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan menyerahkan rekomendasi LKPJ 2025 kepada Bupati Fahmi Muhammad Hanif, Senin (4/5/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – DPRD Kabupaten Purbalingga secara resmi menetapkan rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 dalam sebuah rapat paripurna yang berlangsung pada hari Senin, tanggal 4 Mei 2026.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan DPRD Nomor 170-10 Tahun 2026 yang menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja di berbagai sektor.

Dalam rapat tersebut, para anggota DPRD menilai bahwa secara keseluruhan, kinerja pemerintah daerah selama tahun 2025 menunjukkan hasil yang baik berdasarkan capaian sejumlah indikator.

Meskipun demikian, DPRD tidak mengabaikan sejumlah catatan penting yang harus diperhatikan demi mendorong peningkatan kinerja di masa mendatang.

Ketua DPRD Purbalingga, HR Bambang Irawan, mengungkapkan bahwa rekomendasi ini mencakup beragam sektor strategis yang meliputi pendapatan daerah, pariwisata, serta pelayanan publik.

“Penguatan sektor ekonomi dan infrastruktur yang difokuskan pada digitalisasi koperasi, hilirisasi pertanian, investasi berbasis penyerapan tenaga kerja lokal, dan penataan sanitasi,” jelasnya.

Dalam konteks pendapatan daerah, DPRD meminta agar optimalisasi dilakukan melalui penataan retribusi sektor riil.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang pada gilirannya dapat memperkuat pembangunan regional.

Selain itu, aset-aset daerah yang saat ini belum produktif juga didorong untuk dimanfaatkan sebagai sumber PAD baru.

Langkah-langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan finansial pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan.

Sementara itu, terkait dengan pengembangan sektor pariwisata, DPRD menilai bahwa arah pengembangan perlu mengalami pergeseran.

Dari sebelumnya lebih berfokus pada kuantitas pengunjung, kini perlu diarahkan kepada wisata berkualitas yang berbasis pada event dan pengembangan tourism hub.

Pendekatan ini diharapkan dapat menarik wisatawan dengan pengalaman yang lebih bermakna dan berdampak positif terhadap perekonomian lokal.

Di sektor pendidikan dan kesehatan, DPRD mendorong agar peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama.

Salah satu program yang mendapatkan perhatian khusus adalah percepatan program beasiswa AUSTS (Akses Universitas untuk Semua) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada masyarakat kurang mampu.

Selain itu, peningkatan Rencana Kegiatan Strategis (RLS) juga dianggap penting untuk memperkuat kualitas pendidikan di Purbalingga.

Dalam hal kesehatan masyarakat, penguatan Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu prioritas utama.

Dengan menguatkan UHC, diharapkan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir tentang biaya.

Ini merupakan langkah krusial dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Nadiem Minta Jadi Tahanan Kota

Nadiem Makarim Ajukan Jadi Tahanan Kota, Alasan Kesehatan Jadi Sorotan

Berita Selanjutnya
Beli Mansion Mewah Rp145 Miliar

Erling Haaland Gelontorkan Uang 145 Miliar untuk Beli Mansion Mewah di Inggris