Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Disnaker Banjarnegara Lanjutkan Pendampingan Pencari Kerja Usai Job Fair 2026

Disnaker Kawal Pencari Kerja Hingga RekrutmenDisnaker Kawal Pencari Kerja Hingga Rekrutmen
MEMPERHATIKAN: Para pencari kerja dalam Job Fair Banjarnegara 2026, saat mengikuti proses pembekalan di kantor Disnaker Banjarnegara sebelum mengikuti seleksi tahap berikutnya di PT SCI Salatiga

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Walaupun Banjarnegara Job Fair 2026 telah resmi berakhir pada 18 Juni 2026, langkah untuk menyalurkan tenaga kerja di Kabupaten Banjarnegara terus berlanjut.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat kini fokus pada pendampingan serta pemantauan terhadap para pencari kerja yang telah melamar ke perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

Upaya ini penting dalam memastikan bahwa proses penempatan tenaga kerja berjalan dengan baik dan optimal.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Banjarnegara, Titi Prijanti, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tindak lanjut pasca pelaksanaan job fair.

“Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi,” ujarnya.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 1.038 orang mendaftar sebagai pencari kerja selama job fair berlangsung, dengan 660 di antaranya hadir secara langsung di lokasi acara.

Saat penyelenggaraan job fair, jumlah lowongan pekerjaan yang ditawarkan mencapai angka signifikan yaitu 3.195 posisi.

Namun, saat ini data penempatan tenaga kerja masih dalam tahap proses.

“Kami masih melakukan pemantauan dan koordinasi dengan perusahaan peserta untuk memastikan setiap lamaran tertangani dengan baik,” kata Titi menambahkan.

Salah satu perusahaan yang paling diminati oleh para pencari kerja adalah PT Selalu Cinta Indonesia (SCI).

Minat masyarakat untuk bergabung dengan perusahaan ini sangat tinggi dan terlihat jelas selama event job fair berlangsung.

Titi mengungkapkan, “Berdasarkan komunikasi yang kami terima, ada sekitar 300 orang yang menunjukkan minat untuk bekerja di SCI.”

Meskipun banyak yang tertarik, tidak semua pencari kerja melanjutkan ke tahap rekrutmen berikutnya.

Hal ini terlihat dari data kedatangan pencari kerja ke kantor Disnaker untuk mengikuti proses pembekalan sebelum seleksi.

Dari total 300 peminat yang tertarik kepada PT SCI, hanya 70 orang yang hadir untuk mengikuti pembekalan guna mempersiapkan diri menghadapi seleksi lebih lanjut.

“Proses pembekalan ini sangat penting sebagai persiapan mereka untuk mengikuti tes dan medical check-up (MCU) di Salatiga,” ungkap Titi.

Para peserta juga telah dijadwalkan untuk mengikuti proses seleksi pada Jumat, 26 Juni 2026 mendatang.

Disnaker Banjarnegara juga memberikan dukungan tambahan dengan menyerahkan berkas lamaran yang sebelumnya dititipkan oleh pelamar pekerjaan, mengingat sejumlah perusahaan belum dapat hadir secara langsung pada saat pelaksanaan job fair.

Pentingnya kegiatan seperti job fair ini tidak hanya terletak pada kesempatan bagi pencari kerja untuk menemukan pekerjaan, tetapi juga sebagai platform bagi perusahaan untuk mencari talenta terbaik sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam konteks ini, peran Disnaker sangat krusial dalam memastikan bahwa hubungan antara pencari kerja dan perusahaan dapat terjalin dengan baik.

Job fair tersebut menjadi momentum bagi banyak individu yang sedang mencari peluang baru di tengah tantangan ekonomi yang ada.

Kegiatan ini sejatinya bukan hanya sekadar ajang perekrutan tetapi juga sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mendapatkan informasi terkait pasar kerja terkini.

Keterlibatan berbagai pihak dalam menyukseskan acara ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan.

Dalam hal ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjarnegara berperan aktif dalam memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pemberi kerja.

Dalam menjalankan misinya, Disnaker juga tidak hanya fokus pada kuantitas penempatan tenaga kerja tetapi juga kualitas dari setiap individu yang akan dipersiapkan memasuki dunia kerja.

Hal ini tercermin dari upaya mereka dalam memberikan pembekalan serta pelatihan sebelum para pencari kerja mengikuti seleksi akhir.

Pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga perusahaan-perusahaan dapat berkembang dan memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat lokal.

Dengan demikian, keberadaan job fair seperti ini diharapkan dapat mempercepat proses penyerapan tenaga kerja dan membantu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Banjarnegara secara signifikan. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Menangis Usai Comeback

Neymar Menangis Haru Saat Comeback, Brasil Bungkam Skotlandia 3-0 di Piala Dunia 2026

Berita Selanjutnya
Menkeu Pastikan Pertamax Berpeluang Lebih Murah

Harga Pertamax Diprediksi Turun, Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Utamanya