BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – MIN 1 Banyumas, sebuah madrasah negeri yang telah mendapatkan akreditasi A dan dikenal sebagai madrasah ramah anak serta madrasah adiwiyata, sedang mempersiapkan diri untuk menyambut Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun pelajaran 2026/2027.
Dengan target menerima 140 murid baru, pihak madrasah mulai mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat setempat.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, S.H.I., M.Pd.I, menjelaskan bahwa sosialisasi PMBM ini telah dimulai sejak 26 Januari 2026.
“Petunjuk teknis PMBM tahun pelajaran 2026/2027 telah diterbitkan sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10041 yang menjadi pedoman,” ujarnya dalam perbincangan dengan awak media, Jumat (30/1).
Dalam upaya memastikan kelancaran penerimaan murid baru ini, H. Mahruri menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan sejumlah pihak penting di lingkungan Kementerian Agama Banyumas.
Ia menyebutkan bahwa mereka telah berkonsultasi dengan Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Kasubag TU, Kasi Pendidikan Madrasah serta Penyelenggara Zakat Wakaf dan analis SDM.
Setiap tahunnya, minat masyarakat untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke MIN 1 Banyumas selalu melebihi daya tampung yang ada.
Oleh karena itu, pelaksanaan PMBM wajib berjalan lancar dan sesuai aturan yang berlaku.
Hal ini juga sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan inklusif dan berkelanjutan yang selalu dipegang oleh madrasah tersebut.
Untuk menjadi murid baru di MIN 1 Banyumas, calon siswa harus memenuhi beberapa persyaratan penting.
Salah satu syarat utama adalah calon murid sudah harus berusia minimal enam tahun pada tanggal 1 Juli 2026.
Namun demikian, jika ada calon murid yang usianya belum mencapai enam tahun pada periode tersebut, pendaftaran tetap bisa dilakukan dengan melampirkan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
“Jika psikolog profesional tidak tersedia, maka rekomendasi dapat dilakukan oleh guru,” lanjut H. Mahruri menjelaskan.
Proses pendaftaran sendiri dilakukan secara online dengan mengisi formulir dan mengunggah foto terbaru dalam format jpg atau png dengan ukuran maksimal 500kb.
Sosialisasi terus berlangsung hingga Februari 2026 sebelum akhirnya pendaftaran resmi dibuka pada tanggal 1 hingga 25 Maret 2026.
Dengan sistem penjaringan ketat yang diterapkan, pengelola MIN 1 Banyumas berharap dapat menemukan calon-calon siswa terbaik yang siap mengikuti proses pembelajaran berkualitas di madrasah unggulan ini.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., juga memberikan instruksi agar seleksi terhadap calon murid baru dilakukan secara menyeluruh dan mendalam.
Oleh karena itu, proses seleksi kesiapan belajar dan wawancara akan dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026 setelah libur Lebaran Idul Fitri 1447H.
“Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 8 April 2026 dan dilanjutkan dengan proses daftar ulang mulai dari tanggal 9 hingga 13 April 2026,” ungkap H. Mahruri lebih lanjut.
Untuk memperluas jangkauan informasi terkait PMBM ini, sosialisasi dilakukan baik secara luring maupun daring melalui berbagai platform seperti media cetak, elektronik dan media sosial.
Dengan langkah-langkah strategis ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi mengenai proses penerimaan murid baru di MIN 1 Banyumas. (yda/ads/dda)
















