BANYUMASEKSPRES.ID, Setelah menyelesaikan masa rehabilitasi, aktor dan penyanyi Onadio Leonardo atau yang akrab disapa Onad, mengungkapkan penyesalannya terkait kehidupan sosial yang pernah dijalaninya.
Dalam wawancara eksklusif bersama Banyumas Ekspres, Onad mengungkapkan betapa berharganya pelajaran yang didapat dalam proses tersebut, terutama dalam hal memilih dan memilah pergaulan.
Onad menuturkan bahwa pengalaman ini memberinya kesadaran baru tentang betapa pentingnya memiliki lingkaran pertemanan yang sehat.
“Akhirnya, penting memilah-milah mana teman yang baik,” ungkapnya sambil menyoroti figur Habib Jafar sebagai contoh teman yang memberikan dampak positif.
Menurut Onad, Habib Jafar adalah sosok yang tetap hadir mendukungnya saat menjalani masa pemulihan, suatu hal yang sangat dihargainya.
Onad melanjutkan, tak semua orang di sekeliling kita adalah teman sejati. Sebagian hanya ada saat kita berada di puncak kesuksesan namun menghilang ketika masalah datang.
“Banyak banget kemarin jenguk gue yang gue gak nyangka,” kenangnya dengan raut wajah penuh syukur.
Pengalaman ini memicu tekad Onad untuk lebih selektif dalam memilih teman di masa depan.
Dalam konteks ini, Onad menekankan pentingnya memiliki kesadaran diri agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
“Pelajarannya tahu diri kali ya, janganlah Anda bodoh,” tegasnya dengan nada serius namun tetap bersahabat.
Pernyataan ini menggambarkan refleksi mendalam dari seorang individu yang telah melalui fase sulit dan kini berusaha untuk bangkit kembali dengan lebih bijak.
Proses rehabilitasi telah membawa banyak perubahan dalam hidup Onad. Ia mulai menyadari bahwa dukungan dari lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap proses pemulihannya.
Ketika berada di titik terendah, kehadiran teman-teman sejati menjadi sangat berarti baginya.
Onad juga berbagi pandangannya tentang pentingnya kebijaksanaan dalam memilih teman.
Lingkaran pertemanan yang baik bukan hanya soal siapa yang bisa diajak bersenang-senang tetapi juga siapa yang mau bertahan ketika kita menghadapi cobaan hidup.
Kehidupan Onad pasca-rehabilitasi menunjukkan bagaimana ia berkomitmen untuk membangun relasi sosial yang lebih sehat.
Dalam dunia selebriti yang penuh dengan godaan dan tekanan, keputusan Onad untuk menata ulang lingkaran sosialnya merupakan langkah berani dan bijaksana.
Ini bukan hanya demi kebaikannya sendiri tetapi juga sebagai inspirasi bagi banyak orang di luar sana untuk selalu waspada terhadap pengaruh lingkungan sosial mereka.
Sebagai seorang publik figur, perubahan sikap dan pandangan hidup Onad tentu menjadi sorotan publik.
Namun bagi Onad sendiri, perubahan ini lebih dari sekadar citra publik melainkan perjalanan pribadi menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna.
Pengalaman-pengalaman pahit di masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi Onad untuk tidak mengulang kesalahan serupa di masa depan.
Dia berharap agar bisa terus memperbaiki diri dan memberikan inspirasi positif bagi banyak orang melalui perjalanan hidupnya.
Keputusan untuk lebih selektif dalam memilih teman juga sejalan dengan upayanya memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan.
Dengan dukungan dari orang-orang terdekat seperti Habib Jafar, Onad merasa lebih siap menghadapi tantangan apapun di masa depan. (*/stch/dda)
















