BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS- Sejumlah warga Cilongok dibuat bingung dengan kondisi palang penanda bus stop yang berada di depan Puskesmas I Cilongok. Penanda halte tersebut tampak ditutup plastik hitam sehingga tidak bisa terbaca.
Beberapa pengguna jalan yang melintas bahkan sempat menduga halte itu sudah tidak berfungsi. “Saya pikir pemberhentian ini sudah tidak dipakai lagi. Soalnya palangnya ditutup, jadi bingung harus nunggu bus di mana,” kata Isnaini (29), warga setempat, Kamis (25/9).
Kebingungan itu diakui sejumlah warga lain yang kerap menggunakan layanan angkutan umum Trans Banyumas. Mereka berharap ada kejelasan dari pihak terkait, agar penumpang tidak salah menunggu bus.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Banyumas, Arif Akhmadi menjelaskan bahwa titik tersebut merupakan lokasi baru yang masih menunggu verifikasi dari Kementerian Perhubungan.
“Untuk sementara palang kami tutup dulu sambil menunggu proses verifikasi. Jadi memang belum bisa difungsikan. Namun, pemberhentian Trans Banyumas di Cilongok tetap ada, untuk pemberhentian depan Puskesmas bergeser sekitar 60 meter ke timur, tepatnya di depan PSG Cilongok,” jelas Arif.
Arif menambahkan, sebenarnya Dishub berencana memperbanyak titik bus stop di wilayah Cilongok. Pasalnya, kawasan tersebut cukup ramai dan potensial untuk pelayanan transportasi umum. Hanya saja, pihaknya masih mempertimbangkan penggunaan armada mikrobus agar lebih sesuai dengan kondisi jalan dan kebutuhan penumpang.
Dengan demikian, masyarakat diminta tidak khawatir. Penumpang Trans Banyumas masih bisa menggunakan halte yang sudah aktif, sembari menunggu titik baru tersebut resmi ditetapkan. (zet)
















