BANYUMASEKSPRES.ID, ARAGON – Maverick Vinales menunjukkan kelasnya dalam sesi tes pascabalap MotoGP Aragon 2025 yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Senin (9/6). Membela Red Bull KTM Tech 3, pembalap Spanyol ini menuntaskan 86 lap dengan performa luar biasa dan mencatatkan diri sebagai yang tercepat.
Catatan waktu Vinales mencengangkan. Ia mencetak 1 menit 45,694 detik, mengungguli rekor sebelumnya milik Marc Marquez yang dibukukan saat sesi kualifikasi pada Sabtu (7/6), yakni 1 menit 45,704 detik.
Dominasi Vinales dalam sesi pengujian teknis ini menjadi sorotan utama, memperkuat statusnya sebagai salah satu penantang serius di sisa musim MotoGP 2025.
Tak hanya mencetak lap tercepat, Vinales juga konsisten sepanjang hari. Bahkan di lap ke-72, ia berhasil menembus batas maksimal motornya untuk mencetak waktu terbaiknya.
“Tim bekerja sangat luar biasa. Kami mencoba banyak setelan baru dan semuanya berjalan baik. Ini menjadi modal bagus untuk balapan selanjutnya,” ujar Vinales penuh optimisme usai tes.
Tepat di belakang Vinales, pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil tak kalah impresif. Bezzecchi berada di posisi kedua, memperlihatkan bahwa Aprilia semakin matang dari sisi teknis dan performa mesin.
Di posisi ketiga, Marc Marquez tetap menunjukkan kelasnya bersama tim barunya, meski catatan waktunya sedikit terpaut dan ia harus rela kehilangan rekor lap tercepatnya.
Penampilan Marquez tetap konsisten, dan ia tampak memanfaatkan sesi ini untuk menguji pengaturan baru pada motor.
Fermin Aldeguer, pembalap muda dari BK8 Gresini Racing, juga mencuri perhatian. Finis keempat, Aldeguer menunjukkan kematangan dalam membawa motor di tengah persaingan ketat.
Posisi kelima diamankan oleh Pedro Acosta, yang mewakili Red Bull KTM Factory Racing. Acosta terus menunjukkan progres yang menjanjikan. Di musim ini, talenta mudanya semakin bersinar dan menjadi ancaman nyata di lintasan.
Sesi tes pasca MotoGP Aragon 2025 ini juga menjadi panggung penting bagi pembalap Moto2 Manuel Gonzalez. Ia mencicipi motor MotoGP milik Trackhouse Racing—Aprilia RS-GP—dan berhasil menuntaskan 81 lap dalam debutnya.
Gonzalez mencatat waktu 1 menit 47,832 detik, terpaut sekitar 2,138 detik dari Vinales. Meski jaraknya cukup besar, performanya tetap mengesankan untuk seorang pendatang baru.
“Ini pengalaman yang luar biasa. Motor MotoGP sangat berbeda, jauh lebih kuat dan menuntut fisik,” kata Gonzalez dengan mata berbinar, mencerminkan antusiasme sekaligus tekad kuat untuk bersaing di kelas premier.
Sejumlah tim juga memanfaatkan sesi ini untuk menguji komponen teknis terbaru. Misalnya, Yamaha mencoba swingarm karbon terbaru, sedangkan Ducati lebih fokus pada uji konfigurasi elektronik untuk manajemen tenaga. Hal ini menandakan bahwa arah pengembangan tim mulai mengarah pada strategi paruh musim.
Cuaca cerah yang menyelimuti Aragon sepanjang hari menjadi faktor pendukung penting. Tidak ada insiden berarti yang mengganggu jalannya tes, memungkinkan semua pembalap mengumpulkan data penting secara optimal.
Dengan hasil gemilang ini, Maverick Vinales di MotoGP 2025 kini memiliki momentum penting untuk kembali ke jalur juara. Performa dominan dalam sesi tes Aragon ini bisa menjadi awal kebangkitan setelah periode inkonsistensi sebelumnya.
Jika mampu mempertahankan performa dan membawa ritme ini ke balapan resmi berikutnya, Vinales bisa saja menjadi kejutan besar di klasemen akhir musim. (*)
















