Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pembangunan Jembatan Cibun Kedungbanteng Target Selesai Tahun Depan

Jembatan cibun selesai tahun depanJembatan cibun selesai tahun depan
SURVEI: DPU Kabupaten Banyumas melakukan survei lapangan Jembatan Cibun. 

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Kepastian kelanjutan pembangunan Jembatan Cibun, yang sebelumnya sempat terhenti, kini kembali mencuat.

Proyek infrastruktur strategis ini dijadwalkan selesai tahun depan setelah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jawa Tengah melakukan survei lapangan baru-baru ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, menyatakan bahwa anggaran total yang diperlukan untuk pembangunan jembatan tersebut mencapai sekitar Rp12,5 miliar.

“Tim dari P2JN Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan survei ke lokasi,” ungkap Kresnawan.

Menurut Kresnawan, keberadaan Jembatan Cibun sangat krusial karena menjadi satu-satunya jalur penghubung antara Dusun Cibun di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas dengan Desa Baseh di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.

Jembatan ini dinantikan oleh masyarakat setempat sebab merupakan jalur vital bagi mobilitas mereka sehari-hari.

“Kunjungan dilakukan bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari proses monitoring dan tindak lanjut usulan bantuan dari pemerintah daerah ke Kementerian Pekerjaan Umum,” tambahnya.

Survei yang dilakukan oleh tim BPJN adalah respons terhadap permintaan resmi Pemerintah Kabupaten Banyumas kepada Kementerian PUPR untuk mendapatkan dukungan pembangunan rangka baja jembatan.

“Survei Balai P2JN Jawa Tengah-DIY atas perintah Kementerian PU terkait dengan usulan kita, meminta bantuan bangunan rangka baja untuk jembatan,” jelas Kresnawan.

Pembangunan Jembatan Cibun sebenarnya telah dimulai beberapa tahun lalu. Namun, pengerjaan saat itu baru mencakup pembangunan abutment atau bagian bawah jembatan di ujung pilar saja.

“Pemerintah Kabupaten Banyumas sebelumnya telah menggelontorkan dana sebesar Rp3 miliar dari APBD untuk pembangunan awal,” terang Kresnawan lebih lanjut.

Untuk melanjutkan proyek ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas mengusulkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR berupa rangka baja senilai sekitar Rp7 miliar.

Sementara itu, Pemkab Banyumas juga berencana memberikan dukungan tambahan sebesar Rp2,5 miliar dari APBD mereka sendiri.

Dengan adanya dukungan finansial baik dari pusat maupun daerah ini, ditargetkan proyek jembatan dapat diselesaikan pada tahun depan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Tahun depan direncanakan pembangunan jembatan selesai,” tegas Kresnawan saat diwawancarai awak media.

Proyek ini menjadi sorotan utama karena pentingnya peran Jembatan Cibun dalam menunjang kegiatan ekonomi dan sosial di dua desa tersebut.

Tanpa jembatan tersebut, aksesibilitas warga terhambat sehingga berdampak pada berbagai aspek kehidupan sehari-hari seperti pendidikan anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah serta aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada kelancaran transportasi barang dan jasa.

Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan utama dalam percepatan proyek ini.

Dalam kondisi tanpa jembatan layak, warga kerap harus menyeberangi sungai dengan cara-cara yang kurang aman terutama saat musim hujan deras ketika arus sungai menjadi lebih berbahaya.

Dengan selesainya Jembatan Cibun nanti diharapkan akan membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kualitas hidup warga di sekitar lokasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Infrastruktur yang memadai tidak hanya meningkatkan mobilitas penduduk tetapi juga dapat menarik investasi baru dan meningkatkan daya saing daerah dalam berbagai sektor termasuk pariwisata dan industri lokal.

Diharapkan pula agar setelah rampungnya proyek ini ada upaya lanjutan dalam hal pemeliharaan rutin sehingga masa pakai jembatan dapat bertahan lama serta memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan setiap harinya tanpa terkendala masalah teknis atau struktural. (res/stch)

Berita Sebelumnya
Harga beras medium naik

Harga Eceran Tertinggi Beras Medium Naik Hingga 13.500 per Kilogram

Berita Selanjutnya
Kur kembali menjadi salah satu program andalan bri. kur bri hadirkan cicilan untuk plafon pinjaman dari 1 juta sampai 100 juta,

KUR BRI 2025 Terbaru: Plafon Pinjaman hingga Simulasi Angsuran