Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Prodi Radiologi Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang Latih PKK Olah Ikan Tawes di Sumbang

Radiologi purwokerto latih pkk olah ikan tawesRadiologi purwokerto latih pkk olah ikan tawes
PRAKTIK: Kader PKK Desa Karanggintung mempraktikkan pengolahan ikan tawes menjadi makanan bergizi dalam pendampingan yang digelar Prodi Radiologi Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang, Minggu (24/8).

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Program Studi Radiologi Purwokerto dari Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan berbasis ilmu pengetahuan yang mereka miliki.

Pada Minggu, 24 Agustus, mereka menyelenggarakan pendampingan pengolahan ikan tawes menjadi makanan olahan bergizi untuk mendukung peningkatan status gizi anak-anak penderita TBC di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang.

Acara yang berlangsung di aula desa ini diikuti oleh 25 kader PKK lokal. Ketua tim pengabdi sekaligus Ketua Prodi Radiologi, Dartini, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat.

“Kami secara rutin melaksanakan pengabdian di desa mitra, salah satunya adalah Desa Karanggintung. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai alternatif olahan pangan bergizi untuk mendukung kesembuhan penyakit menular, terutama pada anak-anak penderita TBC,” ungkapnya.

Selain bertujuan untuk meningkatkan gizi para penderita, kegiatan ini juga memanfaatkan potensi lokal berupa ikan tawes yang banyak ditemukan di Desa Karanggintung.

Dalam sesi praktik, para kader PKK dilatih untuk membuat makanan olahan dari ikan tawes dengan bimbingan dua narasumber ahli gizi, yaitu Ria Ambarwati, SKM., MGizi dari Poltekkes Kemenkes Semarang dan Vera Asti Rahmawati, S.Gz dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Tim pengabdi terdiri dari dosen dan mahasiswa Prodi Radiologi Purwokerto termasuk Dartini, SKM., M.Kes., Fadli Felayani, SST., MKM., Nabilla Pramitya Puteri, S.Tr.Kes., M.Tr.ID., Prima Selvia Megawati, SST., M.Tr.ID., Pandu Galih Pratama Putra, Indah Putri Dwi Rahayu, Ghibran Muhammad Zein, Kenes Nataneila Noor dan Nibal Ananta Ginanjar.

Kepala Desa Karanggintung, Harsiyadi, menyambut baik inisiatif ini dan berharap pendampingan tersebut dapat membawa manfaat nyata bagi warganya.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapat Ibu-ibu PKK bisa dipraktikkan di lingkungan sekitar khususnya untuk membantu anak-anak penderita TBC agar status gizinya meningkat,” ucapnya dengan harapan besar terhadap keberlanjutan program ini di masa depan.

Program ini tidak hanya sekadar memberikan pelatihan singkat tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk kesehatan masyarakat.

Dengan memanfaatkan ikan tawes sebagai bahan utama makanan bergizi, kegiatan ini tidak hanya mendukung kesehatan tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan terhadap hasil tangkapan ikan setempat.

Pelatihan tersebut dirancang sedemikian rupa agar peserta dapat dengan mudah memahami dan mengaplikasikan teknik pengolahan makanan sehat menggunakan bahan-bahan lokal yang tersedia.

Ikan tawes dipilih karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta ketersediaannya yang melimpah di daerah tersebut sehingga dapat menjadi solusi praktis dan ekonomis bagi masyarakat dalam meningkatkan status gizi anak-anak mereka.

Dartini menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan analitis peserta dalam menentukan kebutuhan gizi spesifik bagi pasien TBC anak berdasarkan kondisi medis masing-masing.

Dengan demikian para kader PKK tidak hanya sekadar mendapatkan keterampilan baru tetapi juga pemahaman mendalam tentang pentingnya gizi dalam proses penyembuhan penyakit menular.

Hal ini sejalan dengan misi pendidikan tinggi dalam melahirkan generasi yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap permasalahan kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang kami lakukan berdampak positif langsung terhadap kesejahteraan komunitas tempat kami berada,” tambah Dartini.

Pentingnya program ini semakin terasa di tengah tantangan kesehatan global saat ini dimana peningkatan kekebalan tubuh melalui nutrisi yang baik menjadi salah satu cara efektif dalam melawan berbagai penyakit infeksius termasuk TBC.

Keberhasilan program serupa sebelumnya telah membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan pemanfaatan potensi lokal mampu menghasilkan dampak positif luas terutama dalam konteks peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah desa serta antusiasme peserta pelatihan menunjukkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan komunitas lokal dapat menghasilkan inovasi-inovasi solutif bagi permasalahan sosial-ekonomi maupun kesehatan.

Ke depannya diharapkan program pengabdian semacam ini dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak pihak termasuk sektor swasta sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak orang lagi terutama mereka yang berada di daerah-daerah terpencil dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan modern.

Program Studi Radiologi Purwokerto beserta tim pengabdian merasa optimis bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan berkembang seiring waktu dan kebutuhan masyarakat yang dinamis serta beragam.

Mereka berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi komunitas dan merancang program-program inovatif lainnya demi tercapainya tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat melalui pendekatan holistik berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Partisipasi aktif warga dalam setiap tahap proses pelatihan merupakan kunci sukses dari program pengabdian ini dimana mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat pasif tetapi juga sebagai agen perubahan aktif bagi lingkungan sekitarnya. (ads/stch)

Berita Sebelumnya
Beasiswa knb 2025

Indonesia Sambut 250 Mahasiswa dari 46 Negara Penerima Beasiswa KNB 2025

Berita Selanjutnya
Trik klaim saldo dana dari aplikasi penghasil uang lifepoints

Trik Klaim Saldo DANA dari Aplikasi Penghasil Uang LifePoints