Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pemkab Banjarnegara Sidak Pasar Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Daging Ayam Masih Tinggi

Harga Cabai dan Daging Ayam Masih TinggiHarga Cabai dan Daging Ayam Masih Tinggi
MENINJAU: Pemerintah Kabupaten Banjarnegara saat melakukan sidak untuk memastikan stok pangan aman selama lebaran

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam upaya memastikan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau kondisi pasar.

Dari hasil pemantauan tersebut, stok kebutuhan pokok dinilai aman, meskipun ada beberapa komoditas yang harganya masih tinggi.

Di antara komoditas tersebut adalah cabai dan daging ayam yang mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.

Inspeksi dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjarnegara, Riatmojo Ponco Nugroho.

Dalam sidak ini, rombongan meninjau sejumlah titik distribusi dan pasar di wilayah Purwanegara dan Klampok untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi pasokan dan harga sembako yang tersedia.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang hari raya.

Dalam kunjungan ke gudang distributor Wings Group yang dikelola oleh PT Fajar Mula Abadi, manajemen setempat memberikan jaminan bahwa pasokan berbagai produk kebutuhan rumah tangga masih mencukupi hingga menjelang Lebaran.

Kepala Cabang PT Fajar Mula Abadi Banjarnegara, Johanes, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan jauh sebelum bulan Ramadan tiba.

“Untuk suplai kami pastikan 100 persen siap. Persiapan sudah dilakukan sejak dua bulan sebelum Ramadan. Sistem pemesanan juga sudah otomatis, jadi jika permintaan naik, sistem langsung menyesuaikan,” ujarnya pada hari Sabtu (14/3/2026).

Pasokan dari pabrik diharapkan terus mengalir secara rutin hingga mendekati Lebaran.

Produk yang tersedia antara lain mi instan, minyak goreng, kopi, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sabun dan deterjen.

Dengan kesiapan ini, masyarakat diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan sembako selama bulan suci dan perayaan Idulfitri.

Namun demikian, situasi berbeda ditemukan ketika rombongan memantau langsung di Pasar Klampok. Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Harga cabai rawit merah masih bertahan di kisaran Rp 90 ribu per kilogram (kg), sedangkan cabai keriting mencapai Rp 43 ribu per kg.

Selain itu, daging ayam ras mengalami kenaikan menjadi Rp 38 ribu per kg, sementara daging sapi saat ini berada di kisaran Rp 135 ribu per kg.

Ponco menyatakan bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

“Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar harga kebutuhan pokok masih normal. Hanya beberapa komoditas seperti cabai dan daging ayam yang masih cukup tinggi,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan pasar guna memastikan tidak terjadi penimbunan barang atau spekulasi harga oleh oknum tertentu.

“Kami akan terus melakukan monitoring di pasar-pasar tradisional sampai mendekati Lebaran agar distribusi lancar dan harga tetap terkendali,” tegasnya.

Upaya pengawasan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat sebelum Idulfitri tiba.

Lonjakan permintaan menjelang hari raya sering kali menyebabkan beberapa pihak mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

Oleh karena itu, langkah-langkah preventif seperti ini sangat diperlukan agar masyarakat tidak terbebani dengan biaya sembako yang melambung tinggi.

Selain itu, pemerintah juga mendorong para pedagang untuk memperhatikan harga jual agar tetap bersaing dan tidak memberatkan konsumen.

Keterlibatan semua pihak diperlukan untuk menciptakan suasana pasar yang sehat menjelang hari besar keagamaan ini.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui dinas terkait juga berencana untuk menggelar bazar sembako murah sebagai salah satu upaya mengatasi masalah tingginya harga kebutuhan pokok menjelang lebaran.

Bazar ini akan menyediakan berbagai jenis kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi kerjasama dengan produsen lokal untuk meningkatkan produksi bahan pangan agar pasokan dapat memenuhi permintaan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Wabup Ammy: Pemerintahan Harus Tetap Berjalan

Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka KPK, Ammy Amalia Fatma Surya Ambil Alih Pemerintahan

Berita Selanjutnya
Arus Mudik Mulai Terlihat

Arus Mudik Mulai Terlihat, Volume Kendaraan di Jalur Pekuncen–Bumiayu Naik 6 Persen