BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS — Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mengintensifkan peningkatan infrastruktur jalan demi memfasilitasi kebutuhan masyarakat.
Salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) adalah pengembangan jalan di ruas Karangtengah–Gununglurah, Kecamatan Cilongok.
Jalur ini memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah, sehingga vital bagi aktivitas keseharian warga.
Rusli Kurnia, Subkoordinator Pembangunan Jalan DPU Banyumas, menjelaskan bahwa pengerjaan jalan tahun ini merupakan kelanjutan dari proyek pada tahun 2023.
“Tahun ini, pembangunan dilanjutkan sepanjang 670 meter dengan lebar 4 meter,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tahun sebelumnya pengerjaan dilakukan dari arah barat sepanjang satu kilometer dan kini dilanjutkan ke sisi timur.
Proses pengerjaan dilakukan dengan efisien, melibatkan sekitar 20 hingga 30 pekerja setiap hari. Tahapan pekerjaan dimulai dari pembersihan area, pelapisan perekat, hingga pengaspalan menggunakan hotmix.
Metode ini diharapkan dapat menghasilkan jalan yang lebih kuat dan tahan lama, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Anggaran total untuk proyek ini mencapai Rp800 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas.
Selain meningkatkan kenyamanan berkendara bagi warga, keberadaan jalan yang baik juga sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian lokal.
Rusli menekankan betapa pentingnya jalan tersebut dalam aktivitas ekonomi warga setempat.
“Jalan ini banyak dilalui warga yang membawa hasil panen. Dengan kondisi jalan yang bagus, tentu aktivitas ekonomi ikut terbantu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, DPU Banyumas menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh laporan masyarakat terkait jalan rusak dan memprioritaskannya berdasarkan anggaran yang tersedia.
Dari total 1.113 kilometer jalan kabupaten yang terbagi menjadi 500 ruas, penanganan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas.
Rusli berharap masyarakat terus aktif memberikan laporan mengenai kondisi jalan namun juga memahami keterbatasan anggaran dan tenaga kerja pemerintah daerah.
“Kami tetap berupaya maksimal. Semua akan diperbaiki bertahap sesuai skala prioritas,” tutup Rusli.
Dalam kunjungannya bersama tim pekerja di lokasi proyek Jalan Karangtengah–Gununglurah pada Selasa (22/7), Rusli Kurnia terlihat memantau langsung proses pengerjaan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan. (zet/stch)
















