BANYUMASEKSPRES.ID, EROPA – Perenang asal Polandia, Bartłomiej Kubkowski, menorehkan pencapaian bersejarah di dunia renang perairan terbuka.
Ia menjadi orang pertama yang berhasil menyeberangi Laut Baltik tanpa berhenti selama sekitar 55 jam.
Aksi ekstrem tersebut dilakukan Kubkowski dengan berenang dari Kaseberga, Swedia bagian selatan, menuju pesisir Dziwnów, Polandia bagian barat laut.
Perjalanan panjang itu berlangsung selama dua hari tujuh jam dengan Kubkowski terus berada di dalam air.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu tantangan renang perairan terbuka yang sangat ekstrem.
Selain harus menempuh jarak laut yang panjang, Kubkowski juga wajib mengikuti sejumlah aturan ketat agar upayanya dapat diakui sebagai rekor.
Selama perjalanan, Kubkowski didampingi kapal pendukung yang berada di dekatnya.
Namun, sesuai dengan ketentuan pemecahan rekor, ia tidak diperbolehkan menyentuh kapal tersebut ataupun keluar dari air.
Untuk memenuhi kebutuhan selama berada di laut, makanan dan minuman diberikan menggunakan tongkat panjang dari kapal pendukung.
Dengan cara tersebut, Kubkowski tetap berada di dalam air dan tidak mendapatkan bantuan langsung dari kapal.
Yang membuat pencapaiannya semakin luar biasa adalah Kubkowski menjalani tantangan tersebut tanpa tidur.
Selama sekitar 55 jam berada di laut, ia terus berenang untuk mencapai garis pantai Polandia.
Tantangan tersebut bukan hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga ketahanan mental.
Perenang harus mampu mempertahankan konsentrasi dan ritme dalam waktu yang sangat panjang meskipun tubuh mengalami kelelahan.
Untuk memastikan rekor dapat disahkan, Kubkowski juga harus memenuhi persyaratan setelah mencapai tujuan.
Ia wajib mencapai bibir pantai dengan kekuatannya sendiri dan mampu berdiri tanpa bantuan setelah keluar dari air.
Meski terlihat sangat kelelahan setelah menyelesaikan perjalanan panjang tersebut, Kubkowski berhasil memenuhi seluruh persyaratan.
Keberhasilannya mencapai pesisir Polandia menjadi penutup dari perjuangan selama lebih dari dua hari di Laut Baltik.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena merupakan percobaan kelima Kubkowski untuk menaklukkan Laut Baltik. Empat usaha sebelumnya berakhir dengan kegagalan.
Kegagalan paling dramatis terjadi pada percobaan tahun lalu. Saat itu, Kubkowski harus dievakuasi oleh tim penyelamat setelah kehilangan kesadaran.
Padahal, ia sudah berada sangat dekat dengan garis finis, yakni sekitar 11 kilometer dari pantai.
Pengalaman tersebut tidak membuat Kubkowski menyerah. Ia kembali melakukan persiapan dan mencoba menaklukkan rute yang sebelumnya gagal diselesaikan.
Pada percobaan kelima, perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Kubkowski mampu menjaga ritme renang hingga mencapai pesisir Dziwnów dan mencatatkan namanya dalam sejarah renang perairan terbuka.
Pada waktu yang hampir bersamaan, perenang Polandia lainnya, Karolina Szczepaniak, juga melakukan upaya menyeberangi Laut Baltik.
Szczepaniak memiliki misi untuk menjadi perempuan pertama yang berhasil menyelesaikan penyeberangan tersebut.
Namun, upaya Szczepaniak akhirnya harus dihentikan setelah ia berada di laut selama 58 jam.
Ketika perjuangannya dihentikan, ia masih berjarak sekitar 40 kilometer dari pesisir Polandia.
Berbeda dengan Szczepaniak, Kubkowski berhasil menyelesaikan tantangannya dan memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk mencatatkan pencapaian tersebut.
Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan betapa beratnya tantangan menyeberangi Laut Baltik dengan berenang tanpa berhenti.
Namun, pencapaian Kubkowski tidak hanya berkaitan dengan rekor dan prestasi olahraga. Aksi ekstrem tersebut juga membawa misi sosial yang cukup besar.
Melalui tantangan renang tersebut, Kubkowski berhasil mengumpulkan lebih dari 140 ribu euro.
Dana tersebut ditujukan untuk organisasi Cancer Fighters yang membantu pembiayaan pengobatan anak-anak penderita kanker.
Dengan demikian, perjuangan Kubkowski di Laut Baltik memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mencetak rekor.
Aksi tersebut juga menjadi sarana untuk menggalang dukungan bagi anak-anak yang tengah menjalani perjuangan melawan kanker.
Keberhasilan Bartłomiej Kubkowski menjadi orang pertama yang menyeberangi Laut Baltik tanpa berhenti selama 55 jam menjadi pencapaian penting dalam dunia renang perairan terbuka.
Setelah empat percobaan sebelumnya gagal, perjuangan kelima akhirnya membuahkan hasil sekaligus membawa misi kemanusiaan melalui penggalangan dana untuk pengobatan anak-anak penderita kanker. (*/stch/dda)














