BANYUMASEKSPRES.ID, Dua tim dari Banyumas Raya, Persak Kebumen dan Persibara Banjarnegara, mengalami nasib yang berbeda pada lanjutan pertandingan Grup F Liga 4 Jawa Tengah 2026 yang digelar bersamaan pada Rabu (7/1).
Persak Kebumen akhirnya berhasil meraih poin perdananya, sedangkan Persibara Banjarnegara harus menerima kenyataan pahit setelah kembali menelan kekalahan.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena kedua tim berjuang keras untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Bertanding di kandang Persikama Kabupaten Magelang, Persak Kebumen berhasil menahan imbang tim tuan rumah dengan skor 0-0.
Hasil imbang ini merupakan pencapaian penting bagi Persak, karena sebelumnya mereka kalah tipis 0-1 dari Persik Kendal dalam laga pembuka.
Datang ke Magelang, Persak membawa tekad untuk bangkit dan meraih poin.
Kekalahan di pertandingan pertama membuat posisi mereka berada dalam risiko, karena kegagalan kembali meraih poin akan semakin mengecilkan peluang mereka untuk lolos ke babak gugur.
Semangat untuk bangkit ini telah disuarakan jauh-jauh hari sebelum pertandingan, termasuk melalui unggahan di akun Instagram resmi klub yang menyerukan semangat bangkit dan mencuri poin dari kandang lawan.
Di sisi lain, tuan rumah Persikama Kabupaten Magelang juga memiliki ambisi besar dalam pertandingan ini.
Pada laga perdana, mereka mampu menahan imbang Persibara Banjarnegara dengan skor 1-1.
Bermain di kandang sendiri pada pertandingan kedua ini, tentu saja mereka mengincar kemenangan penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Namun, jalannya pertandingan berlangsung sangat ketat. Persak Kebumen tampil disiplin dan lebih berhati-hati dengan fokus meredam serangan dari tim tuan rumah.
Meskipun beberapa kali mencoba menekan, rapatnya lini pertahanan Persak membuat peluang-peluang yang tercipta tidak dapat dimaksimalkan menjadi gol. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tetap bertahan.
Dengan hasil imbang ini, Persak Kebumen kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup F dengan raihan satu poin.
Posisi ini didapatkan berkat keunggulan selisih gol atas Persibara Banjarnegara yang harus rela berada di dasar klasemen tanpa poin sama sekali.
Berbeda nasib dialami oleh Persibara Banjarnegara saat bertanding melawan Persik Kendal di Stadion Kebondalem, Kendal.
Ambisi Laskar Dipayudha untuk membawa pulang poin justru berujung pahit setelah dibantai oleh tuan rumah dengan skor telak 3-0.
Sejak menit awal pertandingan, Persik Kendal langsung mengambil inisiatif serangan.
Tekanan cepat tersebut membuahkan hasil ketika Dafa Balindra sukses memanfaatkan celah di lini belakang pertahanan Persibara sehingga membawa timnya unggul lebih dulu saat laga baru berjalan sembilan menit.
Meski tertinggal satu gol, usaha Persibara untuk keluar dari tekanan tidak membuahkan hasil berarti. Beberapa kali serangan dibangun melalui pergerakan Bayu Eko Prasetyo namun upaya tersebut selalu kandas di area pertahanan solid milik Persik Kendal.
Alih-alih menyamakan kedudukan, tekanan dari tuan rumah justru semakin membuat tim tamu tertekan.
Dominasi permainan yang ditunjukkan oleh lini tengah Persik Kendal kerap memutus aliran bola dari tim lawan.
Tekanan tersebut kembali menghasilkan gol pada menit ke-35 melalui sepakan Rizky Kurniawan yang mengubah skor menjadi 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, upaya perubahan dilakukan oleh pihak manajemen Persibara dengan memasukkan beberapa pemain segar demi mengejar ketertinggalan dua gol tersebut.
Meski sempat menghadirkan sedikit tekanan balik terhadap lawan namun penyelesaian akhir menjadi kendala utama bagi tim tamu malam itu.
Penjaga gawang Herlian tampil sangat solid di bawah mistar gawang sehingga berhasil menggagalkan sejumlah peluang emas yang diperoleh oleh pemain-pemain depan dari kubu lawan tandingnya tersebut malam itu juga turut berkontribusi besar terhadap kemenangan telak bagi skuadnya sendiri.
Tentunya hal itu dimanfaatkan secara optimal guna kembali memberikan tekanan balik terhadap pihak lawannya lagi-lagi berujung gol lewat serangan terorganisir hebatnya pada menit ke-63 dimana Rizky Kurniawan kembali mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan.
Kekalahan telak tersebut membuat persibara banjarnegara harus pulang kampung tanpa satupun point diraihnya serta mencatatkan rekor buruk berada paling buncit alias juru kunci didalam klasemen sementara grup f Liga 4 Jawa Tengah. (*/stch/dda)
















