BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga kembali menunjukkan dominasinya di kancah sepak bola Jawa Tengah dengan meraih kemenangan 2-0 melawan Persak Kebumen dalam laga ujicoba yang berlangsung di Stadion Goentoer Darjono pada Minggu, 26 April 2026.
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sebuah sinyal kuat bagi tim menuju Liga 4 Nasional yang akan segera dimulai.
Dengan hasil ini, Persibangga semakin mempertegas posisinya sebagai juara Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026, setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Persak Kebumen melalui adu penalti dengan skor tipis 12-11 (1-1) di partai final.
Dua gol kemenangan yang dicetak oleh Arvian Aufa dan Fahrul Erick di babak pertama menjadi penentu keberhasilan tim tuan rumah.
Gol-gol ini tidak hanya memberi keunggulan, tetapi juga menunjukkan kualitas permainan yang terus meningkat menjelang kompetisi resmi.
Hasil positif ini melanjutkan tren baik yang dimiliki Persibangga, setelah sebelumnya sukses mengalahkan tim lain dengan skor 1-0 dalam laga pra-musim Liga 4 Jawa Tengah, meskipun pertandingan tersebut harus dihentikan pada menit ke-35 akibat hujan deras.
Musim lalu, Persibangga masih berada di bawah arahan pelatih Imran Amirullah, yang berhasil membawa tim meraih gelar juara Liga 4 Jawa Tengah.
Namun, seiring berjalannya waktu dan untuk menghadapi tantangan baru di tingkat nasional, klub ini kini ditangani oleh pelatih anyar Agus Riyanto.
Pelatih Agus mengambil alih kendali tim dan mulai meramu kekuatan untuk menghadapi babak 64 besar Liga 4 Nasional 2026.
Agus Riyanto menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan bagian dari progres tim setelah menjalani latihan intensif selama beberapa pekan terakhir.
“Kami masih terus memantapkan permainan hingga kompetisi resmi digelar,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun hasil positif telah diraih, masih ada beberapa aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
Proses adaptasi antara pemain lama dan pemain baru tampaknya mulai menunjukkan perkembangan yang positif dalam permainan tim.
Di sisi lain, pelatih Persak Kebumen Gatot Barnowo juga memberikan pengakuan atas keunggulan Persibangga dalam laga ujicoba tersebut.
Ia menilai bahwa hasil pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya sebelum mereka tampil di Liga 4 Nasional 2026.
“Kami harus belajar dari kekalahan ini dan melakukan evaluasi mendalam agar bisa tampil lebih baik lagi di kompetisi nanti,” tuturnya.
Kedua pelatih sepakat bahwa ujicoba semacam ini sangat penting sebagai persiapan sebelum memasuki kompetisi resmi.
Ini adalah momen untuk mengevaluasi strategi serta kekuatan masing-masing tim dalam menghadapi lawan yang lebih berat ke depannya.
Dalam konteks sepak bola modern, persiapan matang menjadi kunci untuk meraih sukses dalam liga yang semakin ketat.
Persibangga Purbalingga sendiri telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam pengembangan skuadnya.
Manajemen klub berupaya untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas guna memperkuat tim demi mencapai target-target ambisius di tingkat nasional.
Dengan adanya pelatih baru Agus Riyanto, harapan untuk memberikan performa terbaik semakin besar.
Dalam banyak hal, kesuksesan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu para pemainnya tetapi juga oleh kerja sama tim dan strategi yang diterapkan oleh pelatih.
Oleh karena itu, Agus Riyanto harus memastikan bahwa seluruh elemen dalam tim dapat bekerja selaras satu sama lain.
Membangun chemistry antar pemain menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika ada wajah-wajah baru yang bergabung ke dalam skuad.
Persiapannya pun harus mencakup aspek fisik maupun mental para pemain. Mengingat jadwal kompetisi yang padat dan ketat, kebugaran fisik sangat diperlukan agar para pemain mampu tampil optimal sepanjang musim.
Selain itu, aspek mental juga tidak kalah penting; setiap pemain harus siap menghadapi tekanan saat bertanding melawan lawan-lawan tangguh di Liga 4 Nasional. (tya/stch/dda)
















