BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Upaya menciptakan lingkungan aman dan bebas dari praktik pungutan liar terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Kebumen.
Pada Rabu (14/5), Polres Kebumen menggelar razia premanisme dengan menyisir sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi praktik pungli terhadap pelaku usaha.
Kegiatan ini dipimpin oleh personel Satuan Samapta Polres Kebumen, yang melakukan patroli ke beberapa lokasi strategis, termasuk kawasan Perusahaan Naga Semut serta Rita Pasaraya Kebumen, tempat yang kerap ditempati oleh juru parkir liar dan dinilai rentan terhadap aktivitas premanisme.
Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari Operasi Penertiban Premanisme yang tengah dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia.
“Langkah ini adalah bentuk nyata dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung roda perekonomian agar tetap berjalan kondusif dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan,” terang Kompol Faris.
Kompol Faris menegaskan bahwa operasi premanisme ini tidak bersifat insidental, namun akan dilakukan secara berkelanjutan dalam bentuk patroli dialogis dan pengawasan langsung di lapangan.
Tujuannya adalah memastikan tidak ada lagi intimidasi terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang yang sering menjadi target pungli oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Di lokasi strategis lain seperti Alun-Alun Kebumen, petugas juga mengintensifkan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), menyasar keramaian dan pusat ekonomi yang berpotensi menjadi titik rawan tindakan premanisme.
Selain patroli fisik, pendekatan dialogis juga dilakukan oleh anggota kepolisian, dengan menyampaikan himbauan langsung kepada pengelola parkir serta pedagang kaki lima untuk tidak membiarkan adanya pungutan liar yang dapat merusak ketertiban dan kenyamanan pengunjung.
Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan adanya praktik pungli atau tindakan premanisme yang meresahkan. Masyarakat juga menyambut positif kehadiran polisi di lapangan dan mendukung sepenuhnya langkah preventif tersebut.
“Alhamdulillah, selama pelaksanaan patroli, situasi terpantau aman dan kondusif. Masyarakat juga menyambut baik kehadiran petugas dan mendukung upaya Polri dalam menjaga ketertiban umum,” tambah Kompol Faris.
Operasi penertiban premanisme seperti ini dinilai penting untuk menjaga iklim usaha dan investasi tetap aman di Kebumen.
Dalam kondisi ekonomi yang sedang dalam proses pemulihan, keberadaan oknum preman bisa menjadi hambatan serius bagi pelaku UMKM maupun investor lokal.
Dengan digencarkannya operasi seperti ini, Polres Kebumen berharap masyarakat dapat beraktivitas secara nyaman, aman, dan bebas dari intimidasi.
Polisi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menciptakan keamanan lingkungan dengan melaporkan apabila menemukan adanya tindakan premanisme di sekitar mereka.
Polres Kebumen menegaskan akan terus melakukan langkah preventif dan represif jika ditemukan oknum yang mencoba mengganggu ketertiban umum, terutama yang merugikan pelaku usaha kecil dan masyarakat bawah. (cah/stch)
















