BANYUMASEKSPRES.ID, Aston Villa bersiap untuk melaju ke semifinal Liga Europa 2025/2026 saat mereka menjamu Bologna dalam leg kedua perempat final.
Pertandingan yang sangat dinantikan ini akan digelar di Villa Park pada hari Jumat, 17 April 2026, mulai pukul 02.00 WIB.
Dengan membawa modal kemenangan 3-1 dari leg pertama yang berlangsung di Italia, Aston Villa berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Mereka hanya memerlukan hasil imbang atau tidak kalah dengan selisih lebih dari satu gol untuk memastikan tempat di semifinal.
Keunggulan agregat dua gol ini memberikan suntikan kepercayaan diri bagi para pemain dan pendukung Aston Villa di Birmingham.
Klub ini memiliki catatan kandang yang sangat mengesankan, dengan meraih 15 kemenangan dari 17 pertandingan Eropa terakhir yang mereka jalani di Villa Park.
Lini depan Aston Villa, yang dipimpin oleh Ollie Watkins, menjadi ancaman serius bagi tim tamu Bologna.
Watkins telah menunjukkan performa cemerlang, dan stabilitas lini tengah tim juga semakin kuat, memperkuat peluang tuan rumah untuk meraih kemenangan.
Pelatih Unai Emery menegaskan bahwa timnya tidak akan mengambil pendekatan defensif meskipun mereka unggul secara agregat.
Emery bertekad agar anak asuhnya tetap fokus dan mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan baik.
“Kami menghormati Bologna, tetapi kami ingin menang lagi di kandang. Fokus kami adalah bermain disiplin dan tidak memberi mereka ruang,” ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan tekad Emery untuk terus menyerang dan tidak hanya bertahan meskipun dalam posisi unggul.
Di sisi lain, Bologna datang dengan tekanan besar untuk membalikkan keadaan.
Tim yang dilatih oleh Vincenzo Italiano harus meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk dapat melanjutkan langkah ke semifinal.
Statistik menunjukkan bahwa hanya satu dari 67 tim dalam sejarah Liga Europa yang berhasil bangkit setelah tertinggal dua gol di kandang pada leg pertama.
Ini menunjukkan betapa sulitnya tugas Bologna, meskipun mereka datang dengan membawa modal positif berupa lima kemenangan tandang berturut-turut di kompetisi Eropa musim ini.
Atmosfer Villa Park diprediksi akan menjadi ujian mental yang berat bagi skuad Rossoblu.
Vincenzo Italiano menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah sebelum peluit awal dibunyikan.
Ia menekankan pentingnya keberanian dan efektivitas sejak awal laga untuk dapat menciptakan peluang mencetak gol.
“Kami tahu ini sulit, tetapi sepak bola selalu memberi peluang. Kami harus bermain berani dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” katanya.
Laga ini bukan hanya sekadar pertandingan biasa bagi kedua tim, melainkan juga merupakan bagian dari perburuan trofi serta tiket untuk kompetisi Eropa musim depan.
Pertandingan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Unai Emery, pelatih asal Spanyol yang dikenal sebagai spesialis dalam kompetisi Eropa.
Ia telah berhasil membawa beberapa klubnya meraih sukses di level Eropa dan kini berusaha melakukan hal serupa bersama Aston Villa.
Dari sisi skuad Aston Villa, kondisi kiper Emiliano Martinez masih menjadi perhatian karena ia belum sepenuhnya fit untuk tampil.
Jika Martinez tidak bisa diturunkan, posisi penjaga gawang kemungkinan akan diisi oleh Marco Bizot.
Di lini belakang, Tyrone Mings masih diragukan tampil akibat cedera, sementara Boubacar Kamara dan Jadon Sancho dipastikan absen karena mengalami cedera panjang sebelumnya.
Absennya Ross Barkley juga membuka peluang bagi Douglas Luiz atau Emi Buendia untuk mengambil alih peran dalam mengatur ritme permainan tim tuan rumah.
Hal ini memberikan variasi strategi bagi Aston Villa sejak awal laga dengan harapan bisa menciptakan lebih banyak peluang berbahaya bagi pertahanan Bologna.
Di kubu Bologna, kehilangan Jhon Lucumi akibat akumulasi kartu menjadi kerugian di lini pertahanan mereka.
Namun, kembalinya Martin Vitik dapat memberikan tambahan opsi di sektor belakang meskipun ada tantangan lain yang harus mereka hadapi terkait cedera penjaga gawang utama Lukasz Skorupski.
Federico Ravaglia telah dipersiapkan untuk tampil dalam laga krusial ini menggantikan Skorupski.
Secara head-to-head, Aston Villa menunjukkan dominasi dalam tiga pertemuan terakhir antara kedua tim tersebut.
Bologna diperkirakan akan menerapkan permainan agresif sejak awal demi mengejar defisit gol yang tertinggal.
Namun strategi menyerang total semacam itu berisiko membuka celah di lini belakang mereka sendiri.
Situasi ini bisa dimanfaatkan oleh Aston Villa melalui serangan balik cepat yang sering menjadi senjata andalan mereka.
Dengan dukungan penuh dari suporter setia di Villa Park serta keunggulan agregat yang dimiliki saat ini, Aston Villa lebih diunggulkan untuk melanjutkan perjalanan mereka ke semifinal Liga Europa musim ini. (*/dda)
















