Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Prediksi Marseille vs Liverpool: Duel Penentu 16 Besar Liga Champions 2025/2026

Duel Penentu 16 BesarDuel Penentu 16 Besar
Pierre-Emerick Aubameyang & Hugo Ekitike

BANYUMASEKSPRES.ID, Pertemuan antara Olympique Marseille dan Liverpool dalam lanjutan Liga Champions musim 2025-2026 kembali menjadi sorotan utama dunia sepak bola.

Duel ini digelar pada Kamis (22/1) dini hari, dengan tayangan langsung di Vidio pukul 03.00 WIB dari Stadion Orange Velodrome.

Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan momen kritis yang berpotensi menentukan nasib kedua raksasa dalam kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

Marseille dan Liverpool datang dengan ambisi besar menuju babak 16 besar.

Bagi Marseille, kemenangan kali ini akan menjadi yang ketiga secara beruntun di kancah Eropa musim ini, sebuah pencapaian yang terakhir mereka raih pada musim 2010-2011.

Di sisi lain, Liverpool juga mengincar hasil positif untuk menjaga harapan lolos otomatis ke babak gugur di tengah tekanan performa domestik yang kurang meyakinkan.

Musim ini, Liga Champions menjadi arena pelarian bagi Liverpool setelah catatan tidak konsisten mereka di liga domestik.

Meski begitu, penampilan The Reds di Eropa terbilang gemilang dengan kemenangan impresif melawan Real Madrid dan kemenangan krusial di San Siro.

Pada matchday keenam, armada Arne Slot berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan melalui gol penalti Dominik Szoboszlai, mempertegas posisi mereka di papan klasemen sementara.

Liverpool saat ini mengoleksi poin dan selisih gol yang sama dengan Atletico Madrid namun masih berada di luar zona otomatis 16 besar akibat kalah produktivitas gol.

Persaingan semakin ketat karena Real Madrid dan Inter Milan juga mengantongi 12 poin, membuat setiap pertandingan berikutnya menjadi sangat penting.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menekankan kesiapan timnya menghadapi tekanan saat bertandang ke Velodrome.

“Kami tahu laga ini sangat penting,” ujarnya kepada awak media.

“Marseille kuat di kandang namun kami datang untuk bermain dengan keberanian dan mengambil hasil.”

Sayangnya, performa domestik Liverpool menimbulkan banyak tanda tanya setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Burnley yang tengah terancam degradasi.

Hasil tersebut mencatatkan rekor negatif sebagai juara bertahan Premier League pertama yang gagal menang dalam tiga laga kandang melawan tim promosi dalam satu musim.

Situasi ini sempat memicu kritik terhadap Slot meskipun ia sukses membawa tim tanpa kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Di kubu tuan rumah, Olympique Marseille menunjukkan performa agresif dan berani sepanjang musim di bawah asuhan Roberto De Zerbi.

Strategi menyerang mereka membuahkan hasil pada matchday keenam ketika Mason Greenwood mencetak dua gol kemenangan dramatis 3-2 atas Union Saint-Gilloise.

Selain itu, Les Olympiens juga mencatat kemenangan penting melawan Newcastle United dan PSV Eindhoven namun harus menerima kekalahan dari Sporting Lisbon, Atalanta, dan Real Madrid yang membuat mereka tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara.

Roberto De Zerbi menyebut laga melawan Liverpool sebagai ujian karakter bagi timnya.

“Kami ingin bermain dengan identitas kami,” ungkap De Zerbi kepada media.

“Ini pertandingan besar dan kami harus menunjukkan keberanian serta kualitas sejak menit pertama.”

Kepercayaan diri Marseille meningkat setelah membantai Angers 5-2 di Ligue 1 baru-baru ini dengan empat gol tercipta sebelum menit ke-40.

Dalam sejarah pertemuan kedua tim, terakhir kali terjadi pada fase grup Liga Champions 2008-2009 di mana Liverpool berhasil menyapu bersih dua kemenangan atas Marseille.

Kenangan manis tersebut menjadi motivasi tambahan bagi The Reds saat bertandang ke Prancis kali ini.

Namun demikian tantangan berat menanti Liverpool yang datang tanpa Mohamed Salah usai menuntaskan tugasnya di Piala Afrika meski kepastian tampilnya masih belum dapat dipastikan hingga saat terakhir.

Selain itu tiga pemain lainnya yaitu Conor Bradley Giovanni Leoni dan Alexander Isak dipastikan absen akibat cedera sementara Alexis Mac Allister serta Andy Robertson berpeluang kembali ke starting XI.

Di pihak Marseille Nayef Aguerd belum siap dimainkan setelah tampil bersama Maroko di final Piala Afrika sedangkan Derek Cornelius dan Ruben Blanco masih harus menepi karena masalah kebugaran fisik Bilal Nadir terus dipantau kondisinya oleh tim medis. (*/dda)

Berita Sebelumnya
Belanja Praktis Satu Tempat di Pasundan

Pasundan Swalayan Jadi Favorit Warga Purwokerto untuk Belanja Harian dan Bulanan

Berita Selanjutnya
Antrean Haji RI Tembus 5,7 Juta Orang

Antrean Haji Indonesia 2026 Capai 5,7 Juta, Jawa Timur Punya Kuota Terbanyak