BANYUMASEKSPRES.ID, BIRMINGHAM – Atmosfer persaingan di papan atas Premier League semakin memanas menjelang pekan ke-15.
Pada Sabtu malam (6/12) waktu Indonesia Barat, Aston Villa dan Arsenal akan saling berhadapan di Villa Park dalam pertandingan yang berpotensi mengubah peta persaingan menuju gelar juara Premier League.
Arsenal memasuki laga ini dengan semangat tinggi setelah meraih kemenangan 2-0 atas Brentford, berkat gol dari Mikel Merino dan Bukayo Saka.
Kemenangan ini menjaga jarak lima poin dari Manchester City, sekaligus memperkuat rekor tandang terbaik mereka musim ini, termasuk 18 laga tanpa kekalahan. Pertahanan The Gunners juga solid, hanya kebobolan tujuh gol sepanjang musim.
Namun, situasi skuad Arsenal tidak sepenuhnya ideal. Manajer Mikel Arteta harus menghadapi sejumlah cedera pemain kunci. Cristhian Mosquera adalah tambahan terbaru dalam daftar cedera.
Gabriel Magalhães juga masih belum dapat tampil, sementara kondisi Declan Rice masih diragukan.
“Declan harus keluar. Kita lihat besok apa hasilnya. Mosquera juga belum pasti. Kami menunggu kabar medis,” ungkap Arteta pasca pertandingan melawan Brentford.
Jurrien Timber kemungkinan akan dipasang sebagai solusi darurat di lini pertahanan tengah. Jika Rice tidak dapat bermain, Merino menjadi opsi untuk diturunkan lebih dalam.
Arteta sebelumnya telah menggunakan Merino sebagai pemain nomor 8 sebelum mengalihkannya menjadi penyerang beberapa pekan terakhir.
Viktor Gyokeres yang menggantikan Merino dalam laga melawan Brentford juga disiapkan sebagai alternatif lanjutan.
Secara statistik, Arsenal memiliki keunggulan mental yang signifikan dengan rekor tak terkalahkan dalam 21 laga tandang terakhir mereka, kecuali satu kekalahan dari Liverpool pada Agustus lalu.
Empat dari enam gol tandang terakhir yang berhasil mereka cetak ke gawang lawan berasal dari sundulan kepala, sebuah pola yang dapat menguntungkan Arsenal dalam laga ini.
Delapan dari 13 gol tandang terbaru mereka juga dimulai dari bola udara. Namun demikian, Aston Villa bukanlah lawan yang mudah dikalahkan.
Di bawah kepemimpinan Unai Emery, Villa sedang berada dalam performa terbaiknya dengan meraih kemenangan dalam enam pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, termasuk kemenangan dramatis 4-3 atas Brighton.
Villa juga memiliki catatan kandang yang mengesankan dengan delapan kemenangan beruntun di Villa Park, salah satunya adalah kemenangan melawan Manchester City. Secara keseluruhan, Villa hanya kalah sekali dari 25 laga kandang Premier League mereka.
Ollie Watkins kembali menemukan ketajamannya dengan mencetak dua gol ke gawang Brighton dan memiliki catatan baik melawan Arsenal dengan enam gol dari sepuluh pertemuan sebelumnya.
Meski begitu, Watkins masih dipantau karena masalah lutut yang dideritanya. Absennya Emiliano Martínez menjadi pukulan besar bagi Villa karena cedera punggung membuat sang penjaga gawang belum bisa kembali bermain. Ross Barkley dan Tyrone Mings juga belum pulih sepenuhnya.
Unai Emery menyadari bahwa duel melawan Arsenal menjadi momen penting untuk membuktikan posisi timnya saat ini.
Kemenangan dapat memangkas jarak menjadi tiga poin dengan puncak klasemen sedangkan kekalahan akan memperkokoh posisi Arsenal di puncak klasemen liga Inggris.
Pertemuan terakhir kedua tim di Villa Park berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi tuan rumah sementara pertemuan sebelumnya pada bulan Januari di Emirates Stadium berakhir imbang tanpa gol.
Meskipun rekor masa lalu mungkin tidak terlalu berarti banyak namun Aston Villa memiliki reputasi kerap kali meruntuhkan ambisi Arsenal terutama pada musim 2023/24 ketika mereka mengalahkan The Gunners 2-0 dan memupus harapan juara Arsenal saat itu. (*/stch/dda)
















