BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Proses pencarian pelatih baru untuk Timnas Indonesia kini telah memasuki babak akhir.
Setelah tiga utusan dari federasi PSSI yang ditugaskan untuk melakukan wawancara kandidat pelatih baru Timnas Indonesia kembali dari Eropa pada Rabu (3/12), langkah selanjutnya adalah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Dengan laporan hasil wawancara yang sudah di tangan, federasi kini hanya tinggal menunggu waktu untuk melangkah ke fase penentuan akhir.
Ahmad Riyadh, Anggota Exco PSSI, menegaskan bahwa pembahasan akan dipercepat. Ia masih menunggu Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, untuk menerbitkan undangan resmi rapat tersebut.
“Segera, utusan PSSI sudah kembali dari Eropa,” ujar Riyadh dengan optimisme tinggi.
Pernyataan ini juga didukung oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, yang membenarkan kepulangan tim tersebut.
Tim yang terdiri dari Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers serta dua anggota Exco, Muhammad dan Endri Erawan, telah kembali ke Jakarta setelah menjalani serangkaian wawancara dan pemantauan langsung di beberapa negara Eropa.
Zainudin Amali menyatakan belum sempat bertemu dengan para anggota tim setelah kepulangan mereka.
“Infonya mereka sudah kembali, tapi saya belum ketemu,” ungkapnya.
Menurut Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), pembahasan dalam rapat akan difokuskan pada dua kandidat terkuat.
Meski enggan membeberkan identitasnya, Sumardji meminta publik bersabar menunggu hasil proses internal yang tengah berjalan.
“Kami mau cari yang terbaik,” tegasnya.
Sementara PSSI belum merilis nama-nama kandidat secara resmi, spekulasi di media Eropa mulai menunjukkan pola konsisten mengenai calon-calon terdepan.
Media Inggris melaporkan bahwa Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman berada di posisi paling depan dalam seleksi tahap akhir ini. Kedua nama ini dianggap paling siap untuk maju ke tahap final seleksi.
Namun demikian, beberapa kandidat lain mulai tersisih dari persaingan. Timur Kapadze telah keluar dari bursa setelah mengambil tawaran untuk melatih PFC Navbahor di Uzbekistan.
Peluang Heimir Hallgrimsson juga semakin kecil karena ia masih terikat kontrak dengan Timnas Irlandia yang akan berlaga dalam play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang.
Selain itu, Jesus Casas tidak lagi menjadi bagian dari daftar utama kandidat yang berasal dari Eropa.
Penetapan pelatih baru Timnas Indonesia harus tetap mengikuti mekanisme organisasi sesuai dengan Statuta PSSI yang berlaku.
Proses ini penting untuk memastikan bahwa semua keputusan diambil berdasarkan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh federasi sepak bola nasional ini. (*/stch/dda)
















