BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga semakin dekat meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Dalam proses asesmen reakreditasi yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026), perpustakaan tersebut berhasil memperoleh nilai sementara sebesar 92,90.
Capaian tersebut menjadi modal kuat untuk meningkatkan status dari Akreditasi B menjadi Akreditasi A setelah masa berlaku akreditasi sebelumnya berakhir pada tahun ini.
Meski demikian, hasil tersebut masih menunggu keputusan resmi melalui sidang pleno Perpusnas RI sebelum sertifikat akreditasi diterbitkan.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) memang telah menargetkan peningkatan status akreditasi sejak awal tahun.
Berbagai persiapan dilakukan secara matang agar seluruh komponen penilaian memenuhi standar nasional.
Mulai dari kelengkapan administrasi, peningkatan layanan, hingga penyediaan dokumen pendukung dipersiapkan secara maksimal demi memperoleh hasil terbaik dalam proses reakreditasi.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinarpus Kabupaten Purbalingga, Ari Susanti, mengatakan pihaknya membentuk beberapa tim untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan asesmen.
Setiap tim bertanggung jawab terhadap komponen penilaian tertentu sehingga proses persiapan dapat dilakukan secara lebih efektif dan komprehensif.
Menurut Ari, seluruh bukti pendukung disusun secara rinci agar mampu menunjukkan bahwa Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga telah memenuhi standar yang ditetapkan Perpustakaan Nasional.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan kepada masyarakat.
Dalam proses asesmen, tim asesor Perpusnas RI melakukan penilaian terhadap enam komponen utama yang menjadi standar akreditasi perpustakaan.
Penilaian mencakup koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana, kualitas layanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, hingga sistem pengelolaan.
Seluruh aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan sebuah perpustakaan memperoleh predikat Akreditasi A.
Asesor Perpusnas RI, Nelwaty, menilai bahwa secara umum Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga telah memenuhi seluruh komponen utama penilaian.
Kondisi gedung perpustakaan dinilai sudah baik dan dimanfaatkan sesuai fungsi sebagai pusat layanan literasi bagi masyarakat.
Meski memberikan penilaian positif, tim asesor tetap menyampaikan beberapa rekomendasi perbaikan.
Salah satunya adalah penambahan koleksi buku dan referensi agar kebutuhan informasi masyarakat semakin terpenuhi.
Selain itu, peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan melalui pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan juga menjadi perhatian.
Persyaratan pendidikan dan pelatihan kepustakawanan bagi kepala perpustakaan juga masih perlu dipenuhi untuk mendukung peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan.
Ketua Tim Kerja Wilayah II Direktorat Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Budi Kurniawan, menjelaskan bahwa nilai 92,90 yang diperoleh masih bersifat sementara.
Hasil akhir baru akan diputuskan melalui sidang pleno bersama para asesor dan pimpinan Perpusnas RI.
Setelah sidang pleno selesai dan hasil disetujui, barulah sertifikat akreditasi dapat diterbitkan secara resmi.
Selain memberikan masukan terkait administrasi, tim asesor juga mendorong agar Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga terus bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Budi, perpustakaan saat ini tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca buku, tetapi juga harus mampu menjadi pusat kegiatan literasi, edukasi, diskusi, hingga ruang berkumpul masyarakat yang memberikan manfaat luas.
Jika hasil asesmen tersebut disahkan dalam sidang pleno Perpusnas RI, maka Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga resmi menyandang Akreditasi A.
Predikat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perpustakaan sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kualitas koleksi, pelayanan, sumber daya manusia, serta berbagai program literasi sesuai standar nasional.
Dengan peningkatan status akreditasi ini, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga diharapkan semakin mampu menjadi pusat literasi modern yang mendukung peningkatan budaya membaca dan kualitas pendidikan masyarakat. (alw/stch/dda)
















