Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

DLH Banyumas Libatkan 100 Pedagang Bersihkan Alun-alun Purwokerto

DLH dan Pedagang Bersihkan Alun alun PurwokertoDLH dan Pedagang Bersihkan Alun alun Purwokerto
BERSIH-BERSIH: DLH Banyumas bersama paguyuban pedagang Alun-alun Purwokerto, bersih-bersih area Alun-alun Purwokerto

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas menggelar aksi gotong royong membersihkan Alun-alun Purwokerto, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 orang yang terdiri atas petugas DLH dan paguyuban pedagang dengan fokus mengatasi persoalan sampah, lantai yang kotor, serta keluhan bau di kawasan ruang publik tersebut.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri, program rutin yang dijalankan DLH Kabupaten Banyumas setiap hari Jumat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan menciptakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Banyumas, dr. Arif Sugiono, menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan dengan lokasi berbeda sesuai kebutuhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan di Alun-alun Purwokerto, tetapi juga menyasar berbagai fasilitas umum lainnya yang membutuhkan penanganan kebersihan.

“Fokus kita bukan hanya Alun-alun, kemarin di Tesda dan Pangripta,” kata Arif.

Melalui program ini, DLH ingin memastikan kawasan publik di Kabupaten Banyumas tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

Khusus untuk kegiatan di Alun-alun Purwokerto, DLH menggandeng paguyuban pedagang yang setiap hari berjualan di kawasan tersebut.

Lebih dari 100 peserta mengikuti gotong royong, mulai dari membersihkan sampah yang berserakan, menyikat lantai area alun-alun, hingga membersihkan sejumlah titik yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan bau tidak sedap.

“Bersama teman-teman paguyuban pedagang Alun-alun. Ada 100 orang lebih, fokus kita bersihkan sampah, lantai Alun-alun kita sikat. Ada keluhan kotor dan bau,” jelas Arif.

Keterlibatan para pedagang diharapkan mampu memperkuat kepedulian terhadap kebersihan kawasan yang menjadi tempat mereka mencari nafkah setiap hari.

Arif mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan pedagang dilakukan bukan sekadar mempercepat proses pembersihan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik.

Dengan adanya keterlibatan langsung, para pedagang diharapkan dapat menjaga kebersihan Alun-alun Purwokerto secara berkelanjutan, sehingga lingkungan tetap nyaman bagi pengunjung maupun pelaku usaha.

“Biar teman-teman pedagang bisa ikut memiliki sehingga bersama-sama menjaga Alun-alun Purwokerto,” tuturnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan ruang publik tidak dapat dilakukan pemerintah sendirian.

Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar hasil yang dicapai dapat bertahan dalam jangka panjang.

Pada pelaksanaan pekan ini, tim difokuskan membersihkan sisi timur dan selatan Alun-alun Purwokerto. Selain itu, sebagian area di sisi barat juga mulai dibersihkan.

DLH Banyumas menargetkan seluruh area Alun-alun Purwokerto dapat dibersihkan secara menyeluruh melalui kegiatan lanjutan pada pekan berikutnya.

“Minggu ini sisi Timur dan Selatan, dan sebagian Barat,” ujar Arif.

Pembersihan bertahap dilakukan agar seluruh area mendapatkan penanganan maksimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.

DLH Kabupaten Banyumas berharap kegiatan gotong royong ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Alun-alun Purwokerto merupakan salah satu ruang publik yang setiap hari dipadati warga untuk berolahraga, bersantai, hingga menjalankan aktivitas ekonomi. Karena itu, kebersihan kawasan menjadi tanggung jawab bersama.

Melalui Gerakan Indonesia Asri, pemerintah daerah mengajak masyarakat, pedagang, dan seluruh pengguna fasilitas umum untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan agar Alun-alun Purwokerto tetap menjadi ruang publik yang bersih, sehat, nyaman, dan menarik bagi seluruh warga Banyumas maupun wisatawan. (res/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tulis Pesan Menyentuh untuk Inggris

Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Pesan Haru Wulan Guritno Banjir Pujian

Berita Selanjutnya
Fabrik Serat Bambu, Material Alternatif Nyaman Dipakai

5 Keunggulan Kain Bamboo Fiber, Material Fashion Ramah Lingkungan yang Nyaman Digunakan