Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Program Cek Kesehatan Gratis Nasional Merambah Siswa SD Sampai SMA

Ckg merambah siswa sd sampai smaCkg merambah siswa sd sampai sma
CEK KESEHATAN: Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan gigi dan mulut siswa SMP di Sekolah Kaliban, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/7/2025).

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke semua lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).

Inisiatif ini bertujuan untuk menjangkau jutaan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan madrasah di seluruh Nusantara.

Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan akses kesehatan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Adita Irawati, Tenaga Ahli Utama di Kantor Komunikasi Kepresidenan, menegaskan bahwa program CKG telah dimulai serentak pada Senin, 4 Agustus, di 12 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah.

“Pemerintah ingin menjamin seluruh masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” ujarnya kepada awak media.

Sejak diluncurkan pertama kali pada 10 Februari 2025, program ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 16 juta warga hingga awal Agustus 2025.

Target ambisius pemerintah adalah agar seluruh penduduk Indonesia dapat merasakan manfaat dari program yang inklusif ini.

Dengan jumlah siswa mencapai 53,8 juta dari sekitar 282.000 lembaga pendidikan seperti SD, SMP, SMA, madrasah dan sekolah rakyat lainnya, cakupan program ini sangat luas dan mencakup hampir seluruh aspek pendidikan formal di Indonesia.

Program CKG untuk sekolah sebelumnya telah diterapkan lebih dahulu di sekolah rakyat sejak 14 Juli 2025 dan telah melayani lebih dari 8.000 siswa.

Menurut Adita Irawati, implementasi program CKG di sekolah merupakan manifestasi nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul sejak dini.

Program ini adalah bagian integral dari agenda Hasil Terbaik Cepat Presiden dalam bidang kesehatan dengan pendekatan yang fokus pada aspek promotif dan preventif.

“Program ini merupakan investasi jangka panjang dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak dan remaja. Pemerintah ingin memastikan setiap generasi muda mendapat akses layanan kesehatan secara adil,” jelas Adita lebih lanjut.

Program CKG dirancang tidak hanya sebagai sarana pemeriksaan kesehatan rutin tetapi juga sebagai alat edukasi untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi turut memberi penjelasan mengenai tujuan utama CKG sekolah yang dirancang untuk mengubah paradigma masyarakat tentang kesehatan.

Dari kebiasaan berobat hanya ketika sakit menjadi budaya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin meskipun belum ada gejala penyakit yang dirasakan.

“Presiden Prabowo ingin menanamkan pola pikir baru bahwa memeriksa kesehatan tidak harus menunggu sampai sakit. Pemerintah bahkan turun langsung ke sekolah-sekolah agar anak-anak bisa diperiksa secara dini,” ungkap Hasan dengan tegas.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, para petugas medis seperti dari Puskesmas bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar yang mencakup pengecekan gigi dan mulut serta pemeriksaan umum lainnya.

Hal ini merupakan contoh nyata bagaimana program ini berjalan secara sinergis antara pemerintah pusat dengan lembaga pendidikan setempat.

Langkah konkret pemerintah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan derajat kesehatan fisik generasi muda tetapi juga berusaha membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan rutin.

Dengan cara ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya pengobatan jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak bangsa sejak dini.

Implementasi kebijakan semacam ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam menangani isu-isu terkait kesehatan generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.

Melalui program CKG yang menyeluruh dan terstruktur baik pada level kebijakan maupun pelaksanaan teknisnya menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh mewujudkan Indonesia sehat melalui investasi jangka panjang di sektor pendidikan dan kesehatan.

Dengan terus berkembangnya pelaksanaan program CKG ke berbagai wilayah dan jenis lembaga pendidikan lainnya diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi para peserta didik, tetapi juga bagi ekosistem pendidikan secara keseluruhan sehingga dapat tercipta lingkungan belajar yang sehat produktif serta mendukung pencapaian potensi maksimal setiap siswa. (*/stch)

Berita Sebelumnya
353 pppk dilantik, 117 pppk masuk tahap ii

353 PPPK Dilantik di Purbalingga, 117 PPPK Masuk Tahap II

Berita Selanjutnya
Sadranan kali lenging jadi warisan budaya

Ritual 1000 Kupat Sadranan Kali Lenging Resmi Diakui Sebagai Warisan Budaya