Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Kurang Bayar Pajak ASN Naik Tajam, DJP Catat Capai 9,16 Triliun
Program Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat 2026 Jadi Peluang Karier di Dunia Pendidikan

Program Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat 2026 Jadi Peluang Karier di Dunia Pendidikan

Sejumlah Langkah Lowongan Kerja PPPKSejumlah Langkah Lowongan Kerja PPPK

BANYUMASEKSPRES.ID, Program rekrutmen tenaga kependidikan untuk Sekolah Rakyat sempat menjadi salah satu peluang kerja yang paling banyak diminati pada pertengahan 2026.

Kesempatan tersebut dibuka oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dengan menyediakan ribuan formasi bagi lulusan diploma hingga sarjana yang ingin berkontribusi di dunia pendidikan.

Program tersebut juga diperkirakan akan kembali dibuka apabila pemerintah menambah jumlah sekolah pada periode berikutnya.

Sekolah Rakyat Membuka Lebih dari 5.000 Formasi Tendik

Pada seleksi tahun 2026, Kemensos menyediakan sebanyak 5.127 formasi tenaga kependidikan (tendik) yang direkrut melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Seluruh proses pendaftaran saat itu dilakukan melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat Dengan Lowongan PPPK

Para peserta didik memperoleh fasilitas pendidikan tanpa biaya sekaligus tempat tinggal berupa asrama sehingga dapat mengikuti proses belajar secara lebih optimal.

Lima Jabatan yang Dibuka

Dalam rekrutmen tersebut, terdapat lima posisi utama yang dapat dipilih pelamar sesuai kualifikasi pendidikan dan kompetensinya.

Inilah sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan dalam rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 berikan tahapan yang jelas dengan tugas.

Posisi pertama adalah Wali Asuh, yang memiliki tanggung jawab mendampingi, membimbing, sekaligus memantau perkembangan siswa selama berada di lingkungan Sekolah Rakyat.

Jabatan berikutnya ialah Wali Asrama yang berperan mengelola aktivitas kehidupan di asrama, mulai dari pembinaan kedisiplinan, penyusunan kegiatan harian, hingga memastikan fasilitas asrama berjalan dengan baik.

Selain itu, tersedia formasi Operator Sekolah bertugas mengelola administrasi data sekolah, melakukan pendataan, pengolahan dokumen, hingga mengunggah berbagai informasi ke sistem yang ditentukan.

Kemensos juga membuka posisi Pengelola Keuangan yang bertanggung jawab dalam pengelolaan administrasi keuangan, penyusunan data, serta mendukung tata kelola anggaran sekolah.

Sementara itu, formasi Tenaga Administrasi difokuskan pada pelayanan administrasi umum, pengarsipan dokumen, serta berbagai pekerjaan administratif lainnya untuk mendukung operasional sekolah.

Persyaratan Umum Pelamar

Salah satu syarat utama pada seleksi tersebut adalah pelamar merupakan Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun.

Pelamar juga diwajibkan memiliki kondisi kesehatan yang baik, bebas dari penyalahgunaan narkotika, serta memiliki catatan kepolisian yang bersih.

Dari sisi pendidikan, peserta minimal merupakan lulusan D3, D4, atau S1 dari program studi yang memenuhi ketentuan akreditasi.

Selain itu, pelamar diwajibkan memiliki IPK minimal 3,10 dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan pemerintah.

Calon tenaga kependidikan juga harus siap bekerja secara penuh waktu serta tinggal di sekitar lingkungan Sekolah Rakyat atau menempati asrama apabila diperlukan selama menjalankan tugas.

Penempatan di Empat Wilayah Indonesia

Untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat secara nasional, penempatan peserta dibagi ke dalam empat wilayah besar.

Wilayah pertama mencakup sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Lampung.

Wilayah kedua meliputi Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, wilayah ketiga mencakup sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, sedangkan wilayah keempat meliputi Maluku, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah provinsi di Papua.

Tahapan Seleksi Sudah Berlangsung

Seluruh rangkaian seleksi tenaga kependidikan Sekolah Rakyat 2026 telah selesai dilaksanakan. Sejulah langkah yang akan dilakukan oleh peserta dapat terjadi kembali di periode selanjutnya.

Sebelumnya, proses diawali dengan pengumuman dan pendaftaran pada Juni 2026, kemudian dilanjutkan seleksi administrasi.

Lalu, berlangsung juga ujian kompetensi berbasis CAT BKN, seleksi kompetensi tambahan, hingga pemberkasan bagi peserta yang dinyatakan lulus.

Dengan berakhirnya seluruh tahapan tersebut, peserta yang lolos kini telah memasuki proses penempatan sesuai kebutuhan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti seleksi tahun ini, informasi mengenai persyaratan dan mekanisme penerimaan sebelumnya menjadi bekal.

Hal ini terjadi apabila pemerintah kembali membuka rekrutmen tenaga kependidikan pada periode mendatang. (*/nds)

Berita Sebelumnya
Kurang Bayar Pajak ASN Rp 9,16 Triliun

Kurang Bayar Pajak ASN Naik Tajam, DJP Catat Capai 9,16 Triliun