Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah di Purbalingga Baru 23,89 Persen, Dinkes Kejar Target 70 Persen

CKG Siswa Baru 23,89 PersenCKG Siswa Baru 23,89 Persen
CKG :Capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah di Kabupaten Purbalingga hingga awal Juli 2026 baru mencapai 23,89 persen dari total sasaran 171.055 siswa

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah di Kabupaten Purbalingga masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah.

Hingga awal Juli 2026, jumlah siswa yang telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan baru mencapai 40.864 siswa atau sekitar 23,89 persen dari total sasaran sebanyak 171.055 siswa.

Artinya, masih terdapat sekitar 130 ribu siswa yang belum memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) terus berupaya mempercepat pelaksanaan program agar target minimal 70 persen atau 119.739 siswa dapat tercapai sebelum program berakhir.

Ketua Tim Promosi Kesehatan DinkesPPKB Kabupaten Purbalingga, Aprilia Eka Trsitiyanti, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil rekapitulasi data berdasarkan sistem SSI/ASIK dengan batas pembaruan data (cut-off) pada 3 Juli 2026.

Menurutnya, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Namun, jumlah peserta yang telah diperiksa masih jauh dari sasaran keseluruhan.

“Distribusi layanan CKG yang telah berjalan tersebar di tiga jenjang pendidikan, dengan penjabaran 26.679 siswa SD, 7.121 siswa SMP, dan 7.064 siswa SMA telah mendapat pelayanan,” jelas Aprilia.

Data DinkesPPKB menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar menjadi kelompok penerima manfaat terbesar dalam Program Cek Kesehatan Gratis.

Dari total 40.864 peserta yang telah diperiksa, sebanyak 26.679 siswa berasal dari jenjang SD.

Sementara itu, layanan kesehatan juga telah diberikan kepada 7.121 siswa SMP dan 7.064 siswa SMA.

Pemerintah berharap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di seluruh jenjang pendidikan dapat terus meningkat dalam beberapa pekan mendatang.

Program ini bertujuan mendeteksi sejak dini berbagai kondisi kesehatan peserta didik sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Selain belum mencapai target secara keseluruhan, DinkesPPKB juga mencatat adanya perbedaan capaian yang cukup signifikan di setiap wilayah kerja puskesmas.

Puskesmas Kemangkon 1 menjadi wilayah dengan jumlah pelayanan tertinggi, yakni telah memberikan pemeriksaan kepada 5.012 siswa.

Posisi berikutnya ditempati Puskesmas Kalikajar yang telah melayani 2.395 siswa.

Sebaliknya, beberapa wilayah masih menunjukkan angka pelayanan yang relatif rendah.

Puskesmas Bukateja baru melayani 110 siswa, sedangkan Puskesmas Mrebet mencatat pelayanan kepada 157 siswa.

Perbedaan tersebut menjadi perhatian DinkesPPKB untuk melakukan evaluasi sekaligus mempercepat pemerataan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga.

Untuk mengejar target pelayanan hingga akhir program, DinkesPPKB Kabupaten Purbalingga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh puskesmas dan satuan pendidikan.

Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan pihak sekolah dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak siswa.

Melalui koordinasi tersebut, jadwal pemeriksaan di sekolah diharapkan dapat disusun lebih efektif sehingga seluruh peserta didik memperoleh kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan anak usia sekolah melalui deteksi dini berbagai masalah kesehatan, edukasi hidup sehat, serta pemantauan kondisi kesehatan peserta didik secara berkala.

Dengan masih tersisa sekitar 130 ribu siswa yang belum mendapatkan layanan, pemerintah daerah optimistis target minimal 70 persen peserta dapat tercapai apabila seluruh pihak, mulai dari puskesmas, sekolah, hingga orang tua siswa, ikut mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Purbalingga. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Jadi Berkah Saat Libur Sekolah

Lembah Glodogan Banyumas Jadi Wisata Alam Favorit Saat Libur Sekolah

Berita Selanjutnya
Gerakan Tanam Serempak di Cilacap

Kementan Gelar Gerakan Tanam Serempak di 25 Provinsi, Cilacap Jadi Lokasi Utama