BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat sektor sport tourism sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan UNESCO Global Geopark Kebumen kepada masyarakat yang lebih luas.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Geo Fun Run 2026 kategori 5 Kilometer (5K) yang berlangsung di kawasan BRIN Karangsambung, Minggu (5/7/2026).
Ajang lari santai yang diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Karangsambung ini berhasil menarik sekitar 500 peserta dari berbagai daerah.
Sejak pukul 05.00 WIB, kawasan BRIN Karangsambung telah dipenuhi para pelari yang tampak antusias mengenakan jersey berwarna biru sebelum memulai perlombaan.
Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus melepas peserta dengan mengangkat bendera start (flag off) tepat pukul 06.00 WIB.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kebumen tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan wisata berbasis olahraga sebagai bagian dari promosi potensi daerah.
Menurut Bupati Lilis, penyelenggaraan Geo Fun Run merupakan kelanjutan dari berbagai agenda olahraga yang sebelumnya telah sukses digelar di Kabupaten Kebumen.
“Ya tentunya kan sudah dari minggu yang lalu kita ada Kebumen Geopark Trail Run. Jadi ini adalah event lanjutan. Tentunya ya kita tetap semangat untuk kesehatan dan untuk menyapa warga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kebumen menilai olahraga dapat menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Melalui konsep sport tourism, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan lari, tetapi juga menikmati panorama alam, kekayaan geologi, dan suasana khas kawasan Karangsambung yang telah ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Kebumen.
Bupati Lilis menegaskan bahwa Geo Fun Run bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.
“Kegiatan Geo Fun Run ini sangat luar biasa. Bukan sekadar mengajak masyarakat untuk hidup sehat lewat olahraga lari, melainkan juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk memperkenalkan kekayaan geologi dan keindahan alam Karangsambung sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Kebumen ke khalayak luas,” katanya.
Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan tingkat tantangan yang cukup menarik.
Jalur perlombaan memiliki elevation gain sekitar 122 meter, sehingga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan lomba lari di kawasan perkotaan.
Meski harus melewati tanjakan, peserta disuguhi pemandangan alam yang masih asri.
Hamparan hutan pinus, udara segar pegunungan, serta berbagai situs geologi khas Karangsambung menjadi daya tarik utama sepanjang lintasan.
Keindahan tersebut membuat banyak peserta menikmati setiap kilometer perjalanan sambil mengabadikan momen di sejumlah titik yang menawarkan panorama alam terbaik.
Selain Bupati Kebumen, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Turut mendampingi antara lain Ir H Mohammad Yahya Fuad SE, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Krismawati, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forkopimcam Karangsambung.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata berbasis olahraga yang diharapkan mampu menjadi agenda rutin berskala lebih besar di masa mendatang.
Geo Fun Run 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mendukung promosi UNESCO Global Geopark Kebumen sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.
Melalui kegiatan olahraga yang dipadukan dengan wisata alam dan edukasi geologi, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap semakin banyak wisatawan datang untuk menikmati keindahan Karangsambung sekaligus mengenal kekayaan geologi yang dimiliki daerah tersebut.
Pengembangan sport tourism juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, kuliner, hingga jasa pariwisata, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (mam/stch/dda)
















