Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rumah Lansia di Limpakuwus Banyumas Dibobol Maling Saat Salat Subuh, Anting Emas dan Uang Raib

Rumah Lansia Dibobol Maling Saat SubuhRumah Lansia Dibobol Maling Saat Subuh
OLAH TKP: Polisi melakukan penyelidikan kasus pembobolan rumah di Desa Limpakuwus, Banyumas, Selasa (24/2)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Sebuah aksi pencurian yang terbilang nekat terjadi di Desa Limpakuwus, tepatnya di RT 005 RW 004, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pada Selasa (24/2) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban dari insiden ini adalah Lasminah (66), seorang lansia yang saat kejadian sedang dalam kondisi sakit dan berada sendirian di rumah.

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki, memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang mengejutkan dan mengkhawatirkan ini.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh AKP Basuki, peristiwa pencurian ini terjadi ketika suami korban, Danim (71), pergi ke mushola untuk menunaikan salat subuh.

Dalam keadaan tidak berdaya karena sakit, Lasminah ditinggalkan sendirian di rumah dengan pintu depan yang terkunci.

“Pelaku diduga terdiri dari dua pria yang tidak dikenal,” ungkap AKP Basuki.

Mereka berhasil masuk ke dalam rumah dengan cara meraih grendel pintu belakang yang terletak di bagian dapur. Setelah berhasil masuk, pelaku segera mengambil sejumlah barang berharga.

Sekitar lima menit setelah Danim meninggalkan rumah, Lasminah yang sedang berbaring mendengar suara ketukan di pintu.

Ketika ia bertanya apakah suaminya sudah kembali, tidak ada jawaban yang didapatkan.

Merasa curiga dan khawatir, ia pun keluar dari kamarnya dengan niat untuk mengunci pintu dapur.

Namun, betapa terkejutnya Lasminah ketika mendapati dua pria tak dikenal sudah berada di dalam rumahnya.

Salah satu pelaku langsung menyuruhnya untuk kembali ke kamar dan bahkan melempar kursi rodanya ke arah dapur sembari mengancam agar Lasminah tidak berteriak.

Dalam keadaan ketakutan dan cemas, Lasminah hanya bisa duduk di atas kasur sambil melihat salah satu pelaku berjaga-jaga di dekatnya.

Pelaku lainnya kemudian mulai menggeledah rumah mencari barang-barang berharga.

Dalam aksi pencurian tersebut, pelaku berhasil mengambil sepasang anting emas seberat kurang lebih dua gram dari dalam tas korban.

Selain itu, uang receh sekitar Rp400 ribu yang disimpan dalam kaleng bekas biskuit juga ikut digasak oleh para pelaku.

Momen mencekam ini semakin diperparah ketika Lasminah sempat melihat salah satu pelaku memegang benda yang diduga merupakan senjata tajam.

Peristiwa pencurian tersebut berlangsung cepat dan membuat korban merasa sangat tertekan.

Sekitar pukul 04.45 WIB, para pelaku melarikan diri melalui pintu yang sama mereka masuk sebelumnya.

Saat suami korban pulang karena terlambat mengikuti salat berjamaah, ia mendapati istri tercintanya dalam keadaan menangis dan ketakutan akibat pengalaman traumatis tersebut.

Akibat dari kejadian ini, Lasminah mengalami kerugian materiil yang cukup besar dengan total mencapai sekitar Rp2,4 juta.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat sebelum diteruskan kepada Polsek Sumbang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki, menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku pencurian ini.

Penyelidikan ini menjadi prioritas bagi pihak kepolisian mengingat tindakan kriminal seperti ini sangat merugikan masyarakat dan menciptakan rasa tidak aman di lingkungan sekitar.

Pencurian dengan pemberatan seperti yang dialami oleh Lasminah bukanlah kejadian pertama kalinya terjadi di kawasan Banyumas.

Hal ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap keamanan lingkungan serta perlunya peningkatan pengawasan baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat itu sendiri.

Situasi keamanan harus menjadi perhatian serius bagi setiap individu dan komunitas agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Upaya pencegahan melalui kegiatan ronda malam atau pembentukan kelompok keamanan lingkungan bisa menjadi solusi untuk mengurangi tindakan kriminal seperti pencurian.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada warga untuk lebih waspada terhadap hal-hal mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka serta segera melaporkannya kepada pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan atau indikasi adanya potensi tindak kriminal. (zet/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Wali Murid Tolak Regrouping SD Negeri 1 Plarangan

Puluhan Orang Tua Siswa Protes Rencana Regrouping SD Negeri 1 dan 2 Plarangan Kebumen

Berita Selanjutnya
Buayan Jladri Dikebut Jelang Arus Mudik

Perbaikan Jalan Buayan–Jladri Kebumen Capai 90 Persen, Siap Dilalui H-10 Lebaran