Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rumah Warga Buayan Kebumen Terbakar, Uang Tunai 4 Juta dan Surat Berharga Ikut Hangus

Korsleting, Rumah Warga Buayan KebakaranKorsleting, Rumah Warga Buayan Kebakaran
SISA KEBAKARAN: Petugas menunjukkan sisa-sisa kebakaran yang melanda sebuah rumah di Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Sabtu malam (11/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Kebumen. Kali ini, sebuah rumah milik warga Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, mengalami kebakaran pada Sabtu malam (11/7).

Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian bangunan rumah dan sejumlah barang berharga milik korban.

Beruntung, kebakaran rumah di Kebumen tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.

Namun, akibat insiden itu, pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran terjadi di Dukuh Pejarakan RT 4 RW 1, Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan.

Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 19.45 WIB oleh seorang warga yang melihat adanya kobaran api dari dalam rumah milik Ponco Destian.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha meminta bantuan dan melaporkan kebakaran kepada perangkat desa setempat.

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Buayan sekitar pukul 20.00 WIB untuk segera mendapatkan penanganan.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Buayan bersama personel TNI, perangkat desa, petugas PLN, serta petugas Pemadam Kebakaran Gombong langsung menuju lokasi kejadian.

Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar yang berusaha mengendalikan api sekaligus menyelamatkan sejumlah barang yang masih bisa diamankan.

Api akhirnya berhasil dipadamkan tidak lama kemudian. Meski demikian, kobaran api telah menyebabkan kerusakan pada bagian dalam rumah.

Beberapa barang milik korban ikut terbakar, termasuk sejumlah surat berharga dan uang tunai sekitar Rp4 juta yang tersimpan di dalam rumah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari bagian dalam rumah.

Sebuah ranjang kayu yang berada di kamar diketahui habis terbakar.

Sementara itu, sejumlah peralatan rumah tangga lainnya mengalami kerusakan akibat terkena kobaran api.

Petugas juga melakukan pengecekan terhadap bagian dapur rumah. Kompor gas beserta regulator yang berada di area tersebut masih berhasil diselamatkan.

Selain itu, kondisi meteran listrik saat dilakukan pemeriksaan setelah kebakaran juga ditemukan dalam keadaan normal.

Polisi menduga penyebab kebakaran rumah di Desa Adiwarno, Buayan, Kebumen tersebut berasal dari korsleting listrik.

Dugaan tersebut masih terus didalami melalui pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Usai kejadian, polisi langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah, jumlah kerugian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa kebakaran rumah akibat korsleting listrik menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah.

Terlebih, gangguan listrik seperti kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai standar, atau listrik yang sering mengalami anjlok dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik apabila mengalami gangguan berulang.

Menurutnya, langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa.

“Warga kami imbau untuk segera memeriksa instalasi listrik apabila mengalami gangguan berulang, seperti listrik yang sering anjlok atau trip, guna mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan terlalu banyak perangkat elektronik dalam satu sambungan listrik, memastikan kabel dalam kondisi baik, serta rutin melakukan pengecekan instalasi rumah agar tetap aman.

Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, risiko kebakaran rumah dapat diminimalkan sehingga keselamatan penghuni dan aset berharga di dalam rumah dapat lebih terlindungi. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tanaman Median Jalan Mulai Mengering

15 Ribu Liter Air per Hari Digelontorkan untuk Siram Taman dan Median Jalan Purbalingga

Berita Selanjutnya
DKI Dirikan Posko Aduan Cegah Mafia Tanah

Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Kali Ciliwung, Sediakan Posko Aduan Cegah Mafia Tanah