Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sekolah Rakyat Banjarnegara Dibuka Mulai Agustus

Sekolah rakyat dibuka agustusSekolah rakyat dibuka agustus
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau langsung ruangan yang akan digunakan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banjarnegara, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara, Minggu (25/5/2025).

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto segera diluncurkan di Kabupaten Banjarnegara.

Daerah ini merupakan salah satu lokasi pelaksanaan awal dari program pendidikan yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada bulan Agustus 2025, dengan persiapan sarana dan prasarana yang hampir selesai.

“Insyaallah awal Agustus ini. Kita tinggal menunggu persiapan ruang belajar yang sedang dilakukan Kementerian PUPR. Kalau sudah selesai, Sekolah Rakyat bisa langsung jalan,” ujar Amalia kepada awak media pada Jumat (1/8).

Inisiatif Sekolah Rakyat ini merupakan amanat dari pemerintah pusat yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Program ini dirancang sebagai upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui akses pendidikan berkualitas.

Bupati Amalia menjelaskan bahwa Banjarnegara pada tahap awal hanya membuka jenjang pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sejumlah 75 siswa dipilih melalui seleksi ketat oleh Kementerian Sosial, mereka berasal dari keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Anak-anak yang diterima sudah melalui seleksi dengan syarat yang sangat ketat. Semuanya berdasarkan ketentuan dari Kemensos,” lanjutnya.

Sekolah Rakyat menawarkan konsep pendidikan berasrama dan gratis, mencakup biaya hidup serta perlengkapan sekolah.

Proses pendidikan formal akan dimulai setelah siswa menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan masa matrikulasi sebagai tahap awal adaptasi ke lingkungan sekolah baru.

Amalia menambahkan bahwa seluruh proses belajar-mengajar akan berjalan penuh setelah masa orientasi selesai.

“Insyaallah pembelajaran formal akan dimulai setelah masa MPLS dan matrikulasi. Itu masa adaptasi penting sebelum mereka masuk ke pembelajaran penuh,” katanya.

Program Sekolah Rakyat ini adalah bagian dari strategi nasional untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Dengan konsep pendidikan terpadu dan berasrama, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dapat memperoleh kesempatan setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.

Selain upaya penyediaan fasilitas fisik, program ini juga melibatkan berbagai pendekatan inovatif dalam kurikulum dan metode pengajaran yang dirancang untuk merangsang minat belajar para siswa.

Diharapkan melalui pendekatan holistik ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis tetapi juga keterampilan hidup yang penting untuk masa depan mereka.

Dampak dari program ini diharapkan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin ekstrem di daerah tersebut.

Pendidikan berkualitas diyakini merupakan kunci utama untuk membuka peluang ekonomi dan sosial bagi generasi muda, sehingga dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.

Dalam kunjungannya ke Banjarnegara pada Minggu (25/5/2025), Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung fasilitas yang akan digunakan oleh Sekolah Rakyat didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara.

Kehadiran Gus Ipul menunjukkan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap pelaksanaan program ini di daerah-daerah yang terpilih.

“Ini adalah langkah besar untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan mereka tanpa terkecuali,” tegas Gus Ipul saat berbincang dengan awak media usai melakukan peninjauan lapangan.

Dengan segala persiapan yang hampir rampung, harapannya adalah agar program Sekolah Rakyat dapatsegera beroperasi dan dapat berjalan dengan lancar sehingga memberikan dampak positif bagi para penerima manfaatnya sejak tahun ajaran baru dimulai pada bulan Agustus 2025 ini. (jud/stch)

Berita Sebelumnya
Tps pasar sumpiuh diprotes

Pengelola TPS Pasar Sumpiuh Banyumas Pasang Peringatan Larang Warga Buang Sampah

Berita Selanjutnya
Gyokeres gagal bersinar di debut

Gyokeres Gagal Bersinar di Debut Perdana Lawan Tottenham Hotspurs