Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Siap Siaga, BPBD Kebumen Gelar Pelatihan Vertical Rescue untuk Relawan

Siap Siaga, Relawan Latihan Vertical RescueSiap Siaga, Relawan Latihan Vertical Rescue
DOK BPBD KEBUMEN LATIHAN: Para peserta saat mengikuti pelatihan Vertical Rescue yang digelar di obyek wisata Desa Jemur Kecamatan Kebumen, kemarin (18/12).

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Bencana alam adalah fenomena yang tidak bisa diprediksi dan dapat menyerang kapan saja, menuntut kesiapan penuh dari semua pihak terkait.

Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan relawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen mengadakan pelatihan Vertical Rescue.

Pelatihan ini ditujukan bagi Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Tim Reaksi Cepat (TRC), serta anggota Saka Bakti Penanggulangan Bencana (Saktipena), yang berlangsung pada tanggal 18 Desember di lokasi wisata Desa Jemur, Kecamatan Kebumen.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kebumen yang telah memiliki pengalaman luas dalam teknik penyelamatan vertikal.

Materi yang diajarkan meliputi pengenalan dan penggunaan peralatan khusus untuk penyelamatan di ketinggian, teknik evakuasi korban dari tempat tinggi, serta prosedur keselamatan yang harus diikuti oleh personel selama operasi berlangsung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kebumen, Bagus Priyanto SST, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi bekal penting bagi para peserta dalam menjalankan tugas mereka di lapangan dengan lebih profesional.

“Semoga pelatihan ini menjadi dasar yang kuat bagi tim dalam melaksanakan tugas penyelamatan secara profesional dan aman,” ungkapnya saat didampingi oleh Bako Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto.

Menurut Heri Purwoto, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan personel dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Hal ini terutama penting dalam kondisi darurat di area ketinggian, seperti kejadian kecelakaan di sumur atau perairan sempit.

Ia juga memuji antusiasme para peserta yang tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setiap anggota tim wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan agar mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Pelatihan ini memang dirancang dengan tujuan membekali para anggota tim dengan keterampilan praktis yang esensial untuk menghadapi situasi darurat di medan-medan sulit.

Kemampuan dalam penyelamatan vertikal sangat penting mengingat banyaknya potensi ancaman kebencanaan yang bisa terjadi di berbagai lokasi geografis Indonesia yang memiliki banyak daerah pegunungan dan lembah curam.

Kegiatan serupa dinilai sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada para relawan untuk mempraktikkan langsung pengetahuan teori ke dalam praktik nyata.

Ini sekaligus menjadi ajang pembekalan mental agar siap menghadapi tekanan saat bertugas di lapangan. Dengan latihan seperti ini, diharapkan mereka akan lebih percaya diri dan terampil ketika menghadapi berbagai situasi bencana.

Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kerjasama tim dalam setiap operasi penyelamatan.

Koordinasi yang baik antar anggota tim sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi maupun pencarian korban bencana. Hal ini mencerminkan betapa krusialnya sinergi antara berbagai pihak terkait dalam menangani situasi kebencanaan secara efektif.

Banyak pihak berharap agar pelatihan semacam ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan frekuensi serta materi pendidikannya. Dengan semakin sering diadakannya pelatihan seperti ini, tentu akan semakin meningkatkan kemampuan para relawan dalam menghadapi bencana.

Secara umum, peran BPBD Kabupaten Kebumen beserta mitra-mitranya seperti Dinas Pemadam Kebakaran sangat strategis dalam mempersiapkan tenaga-tenaga terlatih untuk penanggulangan bencana.

Mereka tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas individu tetapi juga pada penguatan sistem penanggulangan bencana secara keseluruhan.

Masyarakat tentunya berharap agar kesiapsiagaan semacam ini dapat menjamin keamanan dan keselamatan warga ketika terjadi bencana alam. Dengan adanya pelatihan semacam itu, setidaknya ada jaminan bahwa ketika bencana datang, akan ada tim yang siap siaga menjalankan tugas dengan efektifitas tinggi.

Melalui kegiatan pelatihan Vertical Rescue ini pula, BPBD Kabupaten Kebumen menunjukkan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana.

Langkah-langkah proaktif seperti inilah yang dibutuhkan untuk menekan dampak buruk dari bencana alam terhadap kehidupan masyarakat.

Bisa dikatakan bahwa investasi dalam pelatihan keterampilan khusus bagi para relawan merupakan langkah penting menuju terciptanya komunitas yang tangguh menghadapi ancaman bencana apapun.

Seperti diketahui, Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat risiko bencana alam tertinggi di dunia karena letak geografisnya berada di Cincin Api Pasifik.

Dalam konteks lokal maupun nasional, kesiapsiagaan terhadap berbagai kemungkinan bencana memang tidak bisa dianggap remeh.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas personel melalui program-program pelatihan harus terus dilakukan sebagai bagian integral dari upaya mitigasi risiko bencana.

Dengan demikian, selain membangun infrastruktur fisik untuk pencegahan dampak buruk bencana, membangun kapasitas manusia juga merupakan hal krusial demi keberlangsungan hidup masyarakat di kawasan rawan bencana seperti Kebumen khususnya dan Indonesia umumnya.

Pada akhirnya, kemajuan teknologi dan metode penyelamatan serta koordinasi lintas sektor harus selalu diperbaharui agar selaras dengan kebutuhan zaman sekaligus menjawab tantangan baru yang mungkin muncul akibat perubahan iklim dan lain sebagainya.

Para peserta latihan Vertical Rescue kemarin menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjadi garda terdepan ketika menghadapi ancaman bahaya sehingga masyarakat bisa merasa lebih aman mengetahui ada orang-orang terlatih siap membantu kapanpun diperlukan. (cah/stch/fam)

Berita Sebelumnya
Gelar Upacara Bela Negara, Kilang Cilacap Teguhkan Nasionalisme & Tanggung Jawab Energi Negeri

Gelar Upacara Bela Negara, Kilang Cilacap Teguhkan Nasionalisme & Tanggung Jawab Energi Negeri

Berita Selanjutnya
Solusi Tabungan Kolektif dengan Fitur Saku Bareng Bank Raya

Panduan Buka Saku Bareng Bank Raya, Solusi Budgeting Bersama dengan Tenang