BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kondisi trotoar di Jalan Soetomo, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan warga dan pengguna jalan karena mengalami kerusakan parah.
Trotoar ini telah lama rusak dan menimbulkan risiko bagi pejalan kaki yang melintasinya. Terletak di depan SMK YPE Cilacap, material trotoar tersebut telah hancur sehingga permukaannya menjadi tidak rata dan sulit dilalui.
Para warga telah lama menantikan adanya perbaikan dari dinas terkait, namun hingga kini belum terdapat tanda-tanda pembenahan dilakukan.
Erin, seorang penjual es teh yang berjualan di sekitar lokasi tersebut, mengungkapkan keluhannya kepada awak media pada hari Selasa (5/8).
“Sejak saya jualan di depan SMK YPE, trotoarnya memang sudah rusak. Dibiarkan seperti itu saja. Tidak ada perbaikan dari dulu, padahal banyak anak-anak sekolah yang setiap hari lewat sini,” ujarnya dengan nada prihatin.
Kerusakan ini memaksa para pelajar untuk berjalan di bahu jalan, yang justru lebih membahayakan keselamatan mereka karena harus berdampingan dengan arus lalu lintas kendaraan yang ramai.
Erika, seorang siswi SMK YPE Cilacap, juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi trotoar tersebut.
“Seingat saya ini memang sudah rusak lama. Saya kurang tahu penyebabnya kenapa bisa seperti ini, mungkin karena hujan,” jelasnya.
Menanggapi keluhan masyarakat ini, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cilacap, Catur, menyatakan bahwa perbaikan trotoar tersebut sudah masuk dalam agenda pemeliharaan rutin dari dinasnya.
“Baru kami lakukan pemeliharaan rutin dan masih dalam persiapan tender untuk materialnya. Targetnya awal September. Saat ini sudah tanda tangan kontrak,” ungkap Catur memberikan keterangan resmi.
Kerusakan trotoar ini bukan hanya masalah estetika kota tetapi juga menyangkut aspek keselamatan bagi para pejalan kaki terutama pelajar yang menggunakan jalur tersebut setiap harinya.
Trotoar seharusnya menjadi fasilitas publik yang aman dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat umum.
Pentingnya perbaikan trotoar ini bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar tetapi juga untuk memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa khawatir akan keselamatan mereka. Apalagi letaknya yang strategis di depan sekolah membuatnya sering dilalui oleh anak-anak sekolah setiap hari.
Dinas PUPR Kabupaten Cilacap tampaknya menyadari urgensi dari masalah ini dengan memasukkan perbaikan trotoar dalam agenda pemeliharaan rutinnya.
Persiapan tender material yang disebutkan oleh Catur menunjukkan langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani isu-isu infrastruktur seperti ini meskipun proses realisasinya mungkin memerlukan waktu beberapa bulan lagi.
Dalam konteks perencanaan kota modern, trotoar bukan hanya berfungsi sebagai jalur bagi pejalan kaki tetapi juga merupakan bagian integral dari wajah kota yang ramah lingkungan dan nyaman ditinggali.
Oleh karena itu langkah cepat dalam penanganan masalah semacam ini sangat diperlukan agar pelayanan publik kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Keberadaan trotoar yang layak juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa SMK YPE Cilacap serta memberikan rasa aman bagi orang tua yang menginginkan anak-anak mereka dapat pergi ke sekolah tanpa menghadapi risiko kecelakaan lalu lintas.
Melihat situasi saat ini pemerintah daerah perlu mempercepat proses perbaikan agar kondisi infrastruktur kota bisa lebih baik lagi ke depannya serta mencegah terjadinya insiden-insiden berbahaya akibat kerusakan fasilitas umum seperti trotoar di Jalan Soetomo ini.
Dengan adanya kontrak yang sudah diteken untuk proyek ini masyarakat berharap bahwa pengerjaan fisik dapat segera dimulai sesuai jadwal yakni pada awal bulan September mendatang sehingga persoalan kerusakan trotoar dapat diatasi secepat mungkin demi kenyamanan bersama.
Akhir kata melalui berita ini diharapkan kesadaran semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat semakin meningkat akan pentingnya menjaga serta merawat infrastruktur publik secara berkelanjutan agar dapat dinikmati oleh generasi sekarang hingga nanti. (gia/stch)
















