BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Kejadian yang menggemparkan warga Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, terjadi pada Senin (8/12) sore, saat seekor ular sanca sepanjang empat meter ditemukan di sekitar permukiman mereka.
Kehadiran ular berukuran besar ini menimbulkan keresahan lantaran binatang tersebut memangsa unggas milik salah satu warga setempat.
Laporan mengenai keberadaan ular pertama kali diterima oleh petugas dari seorang warga bernama Warkim, yang melihat pergerakan mencurigakan di sekitar kandang unggasnya.
Mendapat laporan tersebut, Regu 2 Pos Damkar Wangon segera dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 16.30 WIB untuk melakukan evakuasi.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area pekarangan rumah dan lingkungan sekitar. Setelah beberapa saat, ular sanca tersebut berhasil ditemukan bersembunyi di dekat kandang unggas.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilaksanakan dengan sangat hati-hati karena ukuran dan potensi bahaya yang ditimbulkan satwa liar ini.
“Petugas kami bekerja sesuai prosedur. Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan terkendali, tidak ada petugas maupun warga yang mengalami cedera,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.
Setelah berhasil diamankan, ular sanca tersebut dibawa oleh petugas ke lokasi yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Langkah pengamanan ini juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan keselamatan masyarakat.
Andaru menambahkan bahwa masuknya satwa liar ke area permukiman sering kali dipengaruhi oleh perubahan kondisi lingkungan seperti alih fungsi lahan maupun keterbatasan sumber pakan di habitat aslinya.
“Biasanya satwa mencari tempat yang lebih terbuka dan mudah mendapatkan makanan, termasuk kandang ternak warga,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap kemunculan satwa liar yang berpotensi membahayakan.
Terutama bagi warga yang memiliki kandang ternak atau unggas di sekitar rumah mereka. Andaru menekankan pentingnya tidak menangani sendiri jika menemukan satwa liar semacam itu.
“Segera lapor ke petugas atau call center pemadam kebakaran agar bisa ditangani dengan aman dan tidak menimbulkan risiko,” katanya.
Fenomena kemunculan satwa liar seperti ular sanca ini bukanlah hal baru di wilayah Kabupaten Banyumas.
Perubahan iklim dan urbanisasi telah memicu migrasi fauna dari habitat asli mereka menuju area permukiman manusia.
Ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang harus siap siaga menghadapi situasi semacam ini kapan saja. (zet/stch/dda)
















