Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

30 UMKM Banyumas Terima Bantuan Modal Usaha dari Perum Bulog

30 umkm terima modal usaha30 umkm terima modal usaha
Sekda Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha kepada UMKM di Hotel Luminor, Kamis (10/7).

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas mendapatkan angin segar berupa bantuan modal usaha dari Perum Bulog.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan tema Bulog Peduli UMKM.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie, bertempat di Hotel Luminor, Purwokerto.

Bantuan yang disalurkan berbentuk komoditas Rumah Pangan Kita (RPK) seperti beras, minyak goreng, dan gula, serta berbagai perlengkapan usaha lainnya.

Setiap UMKM penerima mendapatkan paket bantuan senilai Rp 5 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menggerakkan kembali roda ekonomi kecil di wilayah tersebut.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto menuturkan bahwa Kabupaten Banyumas dipilih sebagai lokasi program karena daerah ini memiliki potensi pertanian yang signifikan, terutama sebagai pusat produksi beras berkualitas tinggi.

“Kami ingin menggerakkan sektor UMKM berbasis beras. Banyumas sangat potensial untuk itu,” jelas Sudarsono dengan penuh keyakinan.

Pemilihan UMKM penerima bantuan dilakukan melalui kerja sama erat dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, terutama melibatkan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Dinnakerkop UKM).

Hanya UMKM binaan yang dianggap siap untuk berkembang lebih jauh yang diberi prioritas dalam program ini.

“Syarat utama, UMKM harus menjadi binaan pemkab. Kami ingin mereka berkembang dan mandiri ke depan,” lanjutnya menekankan pentingnya seleksi ketat untuk memastikan keberhasilan jangka panjang program.

Selain menitikberatkan pada sektor ekonomi, program TJSL Bulog juga menyasar bidang lain seperti pendidikan dan lingkungan hidup. Di beberapa daerah lainnya, program serupa menyasar kelompok penyandang disabilitas.

“Di Klaten, kami bantu difabel. Di Banyumas, fokus ke UMKM yang punya prospek. Kami akan evaluasi lagi apakah program berikutnya akan kembali ke Banyumas atau ke daerah lain,” tambah Sudarsono mengenai variasi sasaran program dalam berbagai wilayah.

Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini karena dinilai dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan manfaat jangka panjang dari bantuan tersebut.

“Bulog tak hanya menjaga stabilitas harga pangan, tapi juga peduli ekonomi rakyat. Program ini perlu dimonitor agar dampaknya benar-benar terasa,” tegas Agus Nur Hadie sambil menekankan tanggung jawab bersama dalam mengawal kesuksesan inisiatif ini.

Program TJSL ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan tetapi juga untuk pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas sekaligus membuka jalan kemandirian bagi para pelaku usaha kecil di Banyumas.

Dengan adanya dukungan seperti ini, harapannya adalah para pengusaha kecil dapat semakin berkembang dan pada akhirnya berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal maupun nasional.

Dampak positif dari program semacam ini memang memerlukan perhatian khusus dalam implementasi agar tujuan awalnya tercapai dengan baik.

Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar setiap langkah dalam pelaksanaannya bisa memberikan hasil optimal sesuai harapan semua pihak terkait.

Keberhasilan program seperti ini akan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan lembaga BUMN dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor ekonomi mikro di Indonesia.

Dengan monitoring yang efektif serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan TJSL Bulog Peduli UMKM ini, diharapkan pola serupa dapat diterapkan di wilayah lain dengan karakteristik kebutuhan berbeda namun tetap selaras dengan visi peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. (res/stch)

Berita Sebelumnya
Pemkab terus upayakan pemenuhan sppg

Pemkab Purbalingga Terus Upayakan Pemenuhan SPPG

Berita Selanjutnya
Mobil listrik gwm ora 03 akan dirakit lokal

Mobil Listrik GWM Ora 03 Akan Dirakit Lokal di Bogor