Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Ratusan Santri Ponpes Hidayatun Nasyiin Kebumen Dapat Bantuan 10 Juta untuk Bangun Sumur
Alasan Audi Marissa Cerai dengan Anthony Xie Terungkap, Bukan karena Orang Ketiga

Alasan Audi Marissa Cerai dengan Anthony Xie Terungkap, Bukan karena Orang Ketiga

Dikabarkan Digugat karena Orang KetigaDikabarkan Digugat karena Orang Ketiga
Audi Marissa dan Anthony Xie

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie tengah menjadi perhatian publik.

Di tengah proses hukum yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, muncul berbagai spekulasi mengenai penyebab rumah tangga pasangan tersebut berakhir.

Salah satu isu yang beredar adalah dugaan adanya orang ketiga yang disebut menjadi alasan Audi Marissa menggugat cerai Anthony Xie.

Selain itu, perbedaan keyakinan juga kembali dikaitkan dengan keretakan rumah tangga keduanya.

Namun, kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea, membantah kedua isu tersebut.

Menurut Rendi, tidak ada orang ketiga maupun persoalan agama yang menjadi penyebab perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie.

“Enggak ada itu isu itu (orang ketiga),” ungkap Rendi Rumapea.

Rendi juga menegaskan bahwa persoalan perbedaan agama bukan alasan yang membuat Audi Marissa dan Anthony Xie memutuskan untuk mengakhiri pernikahan.

“Tidak ada juga masalah agama,” lanjutnya.

Bantahan mengenai isu orang ketiga disampaikan Rendi di tengah munculnya berbagai spekulasi di media sosial.

Ia memastikan persoalan tersebut tidak menjadi bagian dari alasan perceraian yang disampaikan pihak Anthony.

Dalam penjelasannya, Rendi menyebut keretakan rumah tangga Audi Marissa dan Anthony Xie lebih berkaitan dengan persoalan internal dalam kehidupan pernikahan mereka.

Menurutnya, Audi dan Anthony sudah tidak memiliki visi dan misi yang sama dalam menjalani rumah tangga.

Perbedaan tersebut kemudian diperparah dengan komunikasi dan pertengkaran yang terjadi di antara keduanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan Rendi sebelumnya bahwa perbedaan visi dan misi serta komunikasi yang semakin berkurang menjadi salah satu pertimbangan pasangan tersebut untuk mengakhiri rumah tangga.

Rendi menegaskan bahwa keputusan untuk berpisah bukan sesuatu yang diambil secara tiba-tiba.

Sebelum gugatan cerai diajukan, Audi dan Anthony disebut telah berusaha membicarakan persoalan rumah tangga secara baik-baik.

Bahkan, keduanya disebut telah melakukan upaya mediasi secara kekeluargaan sebelum akhirnya memilih untuk berpisah.

Menurut keterangan Rendi, upaya tersebut telah dilakukan sejak 2025, tetapi pada akhirnya tidak menemukan jalan keluar yang dapat menyatukan kembali keduanya.

Audi Marissa diketahui mengajukan gugatan cerai terhadap Anthony Xie ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus 2026.

Proses perceraian tersebut kemudian berlanjut ke persidangan. Audi dan Anthony bahkan hadir bersama dalam sidang perdana yang digelar pada 3 September 2026.

Keduanya terlihat datang ke pengadilan bersama dan didampingi kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea.

Meski sedang menjalani proses perceraian, Audi dan Anthony tampak tetap tenang dan bahkan terlihat bergandengan tangan ketika memasuki area pengadilan.

Sidang perdana tersebut belum membahas pokok perkara secara mendalam karena agenda persidangan mengalami penundaan.

Proses selanjutnya dijadwalkan kembali pada 10 September 2026.

Rendi menyebut keputusan untuk berpisah telah dibicarakan Audi dan Anthony sebelum gugatan didaftarkan.

Keduanya disebut sepakat menyelesaikan perpisahan secara baik-baik.

“Yang pasti keduanya sudah tidak lagi menemukan jalan keluarnya sehingga keduanya sepakat untuk berpisah dengan cara yang baik,” tutur Rendi.

Dengan demikian, pihak Anthony meminta publik tidak berspekulasi mengenai penyebab perceraian, terutama dengan mengaitkannya dengan orang ketiga maupun persoalan keyakinan.

Selain persoalan penyebab perceraian, hak asuh anak juga menjadi salah satu hal yang telah dibicarakan Audi Marissa dan Anthony Xie.

Rendi Rumapea menyampaikan bahwa hak asuh anak akan berada di tangan Anthony Xie berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat kedua belah pihak.

Meski demikian, keputusan tersebut tidak berarti Audi Marissa kehilangan kesempatan untuk bertemu dengan anaknya.

Rendi menegaskan Audi tetap dapat bertemu dan berkumpul dengan anak mereka.

“Tidak membatasi Audi bila ingin bertemu dan berkumpul dengan anaknya,” tutur Rendi.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Rendi juga menyebut kebutuhan anak akan menjadi tanggung jawab Anthony.

Audi tetap diberikan kebebasan untuk bertemu anak sesuai kesepakatan yang telah dibuat kedua pihak.

Hal tersebut menunjukkan bahwa meski hubungan pernikahan mereka berakhir, keduanya tetap berupaya menjaga hubungan sebagai orang tua.

Fokus pengasuhan anak menjadi salah satu bagian yang telah dibicarakan sebelum proses perceraian berjalan.

Selain hak asuh anak, Audi Marissa dan Anthony Xie juga disebut telah menyelesaikan pembicaraan mengenai aset secara terpisah.

Rendi mengatakan perkara yang diajukan ke pengadilan berfokus pada perceraian dan hak asuh anak.

Tidak ada gugatan harta gono-gini yang dimasukkan dalam perkara tersebut.

Menurut keterangan Rendi, aset yang dimiliki keduanya telah disepakati untuk dihibahkan kepada anak.

Dengan demikian, persoalan pembagian harta tidak menjadi bagian dari perselisihan dalam proses perceraian mereka.

Situasi tersebut memperkuat pernyataan pihak Anthony bahwa perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie diupayakan berlangsung secara baik-baik.

Pada akhirnya, Rendi kembali menekankan bahwa alasan perceraian bukan karena orang ketiga ataupun persoalan agama.

Menurutnya, persoalan utama berada pada ketidaksejalanan visi dan misi dalam rumah tangga serta berbagai persoalan komunikasi dan pertengkaran yang membuat keduanya merasa tidak lagi menemukan jalan keluar.

Audi Marissa dan Anthony Xie pun memilih untuk mengakhiri pernikahan setelah sebelumnya berusaha menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Meski rumah tangga berakhir, keduanya tetap berkomitmen menjaga hubungan baik demi kepentingan anak. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Atasi Krisis Air Bersih, Ponpes Bangun Sumur

Ratusan Santri Ponpes Hidayatun Nasyiin Kebumen Dapat Bantuan 10 Juta untuk Bangun Sumur