Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Atlet NPCI Banyumas Sumbang Medali Emas dan Perunggu di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Dua Atlet NPCI Sumbang MedaliDua Atlet NPCI Sumbang Medali
MENANG: Sapto Prayogo, atlet paralimpic NPCI Banyumas, meraih medali emas ASEAN Para Games Thailand 2025

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Banyumas kembali mencatatkan prestasi membanggakan di ajang internasional.

Pada ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, mulai Selasa (20/1) hingga Senin (26/1) 2026, dua atlet Banyumas berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia, menambah daftar panjang prestasi olahraga nasional.

Perolehan medali ini datang dari cabang olahraga renang dan atletik. Atlet para renang, Lutfi Afandi, meraih medali perunggu pada nomor 50 meter butterfly kelas S11 putra.

Capaian ini tidak hanya menjadi medali internasional pertama untuk cabang olahraga renang NPCI Banyumas tetapi juga menandai kebangkitan atlet disabilitas dari wilayah tersebut di level Asia Tenggara.

Ini merupakan tonggak bersejarah yang memperkuat posisi Banyumas dalam peta olahraga disabilitas regional.

Sementara itu, sprinter andalan Banyumas, Sapto Yogo Purnomo, kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sprinter disabilitas terbaik Indonesia dengan meraih medali emas pada nomor Men’s 400 meter T37.

Dengan catatan waktu 56,79 detik, Sapto Yogo tidak hanya memastikan medali emas keduanya bagi Indonesia di ajang ini tetapi juga menunjukkan konsistensinya di kancah internasional.

Keberhasilan ini semakin menegaskan reputasinya dalam dunia atletik paralimpik.

Ketua NPCI Banyumas, Suwondo, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian kedua atlet tersebut.

“Alhamdulillah, dua atlet NPCI Banyumas mampu meraih medali di ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand. Ini menjadi kebanggaan bagi Banyumas sekaligus motivasi besar bagi atlet-atlet lainnya,” ujarnya kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa hasil ini adalah buah dari proses pembinaan jangka panjang yang terus dilakukan oleh NPCI Banyumas.

Suwondo juga menyoroti bahwa medali perunggu Lutfi Afandi menjadi tonggak sejarah bagi cabang renang NPCI Banyumas, sementara prestasi Sapto Yogo Purnomo mempertegas konsistensinya sebagai sprinter disabilitas unggulan.

Lebih jauh lagi, NPCI Banyumas telah menyiapkan regenerasi atlet untuk menjaga kesinambungan prestasi di masa depan.

“Kami sudah menyiapkan kader-kader atlet muda. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet NPCI Banyumas untuk terus berlatih dan berani bermimpi tampil di ajang internasional,” tegas Suwondo dengan optimisme.

Keberhasilan ini bukanlah momen sesaat tetapi hasil dari kerja keras yang terstruktur dan berkelanjutan.

NPCI Banyumas berkomitmen memperkuat pembinaan atlet disabilitas secara berkelanjutan demi mengharumkan nama Banyumas dan Indonesia di level dunia.

Mereka memahami bahwa untuk mencapai kesuksesan jangka panjang diperlukan strategi yang matang dan dukungan penuh kepada para atlet sejak usia dini.

Dalam hal ini, program pembinaan mencakup pelatihan rutin dan peningkatan fasilitas olahraga agar para atlet dapat memaksimalkan potensinya serta bersaing dengan negara lain yang memiliki tradisi kuat dalam olahraga paralimpik.

Selain itu, dukungan psikologis juga diberikan untuk memastikan para atlet tetap fokus dan termotivasi meski menghadapi tantangan berat.

Kesadaran akan pentingnya regenerasi dan pembinaan sejak dini membuat NPCI Banyumas tak henti-hentinya mencari bakat-bakat muda berbakat untuk dibina lebih lanjut.

Suwondo menjelaskan bahwa potensi besar ada pada generasi muda yang harus digali dan dikembangkan dengan baik agar bisa menghasilkan lebih banyak lagi Lutfi Afandi atau Sapto Yogo berikutnya.

Atlet seperti Lutfi Afandi dan Sapto Yogo Purnomo tidak hanya menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

Keberhasilan mereka membawa nama baik Indonesia di kancah internasional sekaligus memupuk rasa bangga nasional yang sangat diperlukan dalam membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa. (zet/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Huawei Nova 14 Pro Bawa Performa Fotografi yang Menonjol

Huawei Nova 14 Pro Bawa Kamera 50 MP Ultra-Chroma dengan HarmonyOS 5.0

Berita Selanjutnya
Bansos

Panduan Mudah Daftar PKH & BPNT 2026 bagi Keluarga Baru