BANYUMASEKSPRES.ID, SUMENEP – Operasi pencarian korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih terus berlangsung.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan proses evakuasi belum dihentikan karena masih dilakukan pencocokan data korban sebelum operasi resmi ditutup.
Hingga perkembangan terbaru, jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai 238 orang.
Angka tersebut bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat sebanyak 233 korban.
Seluruh korban yang berhasil diselamatkan berasal dari proses evakuasi yang dilakukan di sekitar lokasi kejadian hingga Pulau Masalembu.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan sebagian korban saat ini masih berada dalam perjalanan menuju Surabaya menggunakan kapal evakuasi.
Kondisi cuaca di laut yang kurang bersahabat membuat proses pelayaran membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal.
“Kalau kemarin kita sampaikan 233, total update sekarang 238 korban,” kata Syafii di Posko Terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Menurut Syafii, hingga saat ini masih terdapat 62 korban yang berada di atas kapal evakuasi dari Pulau Masalembu menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Seluruh korban dipastikan dalam kondisi terus dipantau selama perjalanan menuju lokasi penanganan lebih lanjut.
“Dengan rincian terakhir bahwa yang masih dalam perjalanan ada 62 korban yang kita evakuasi dari Pulau Masalembu menuju ke Surabaya,” ujarnya.
Semula kapal evakuasi diperkirakan tiba di Surabaya sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
Namun, tingginya gelombang laut menyebabkan perjalanan mengalami keterlambatan sekitar dua hingga tiga jam sehingga waktu kedatangan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan.
“Yang kita perkirakan bahwa kapal ini akan sampai jam 10.00 WIB sampai jam 11.00 WIB ternyata karena kondisi ombak sehingga perjalanan akan memakan waktu kurang lebih delay sampai 2-3 jam,” jelas Syafii.
Meski menghadapi tantangan cuaca, Basarnas memastikan operasi pencarian korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II tetap berjalan.
Tim penyelamat terus menyisir area perairan lokasi kejadian dengan mengerahkan berbagai unsur pencarian dan penyelamatan.
Dalam operasi tersebut, Basarnas mengoperasikan KN SAR 249 Permadi dari Basarnas Surabaya.
Kapal penyelamat tersebut bertugas melakukan pencarian sesuai pola operasi yang telah ditentukan oleh Basarnas Command Center agar seluruh area prioritas dapat diperiksa secara maksimal.
Basarnas juga menegaskan bahwa penghentian operasi pencarian tidak dilakukan berdasarkan batas waktu semata.
Sebelum operasi dinyatakan selesai, seluruh data korban harus dipastikan sesuai dengan manifest resmi dan hasil pendataan dari berbagai instansi terkait.
Saat ini proses verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data korban yang berhasil dievakuasi dengan data milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta perusahaan pelayaran sebagai pemilik KMP Mutiara Sentosa II.
“Dan kalau semua semuanya yang kita harapkan adalah sesuai bahwa seluruh korban telah terevakusasi, tentunya operasi akan segera kita hentikan,” tegas Syafii.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar tidak ada korban yang terlewat dalam proses pendataan maupun pencarian.
Basarnas ingin memastikan seluruh penumpang yang berada di dalam kapal telah diketahui keberadaannya sebelum operasi resmi dihentikan.
Hingga kini, Basarnas juga belum menerima laporan dari pihak keluarga mengenai adanya anggota keluarga yang masih dinyatakan hilang.
Meski demikian, proses pencarian tetap dilanjutkan sampai seluruh data benar-benar terverifikasi.
Apabila hasil pencocokan data menunjukkan seluruh korban telah berhasil dievakuasi sesuai manifest resmi, operasi pencarian akan segera diakhiri.
Namun jika masih ditemukan perbedaan data, Basarnas membuka kemungkinan melakukan langkah lanjutan, termasuk pencarian tambahan di sekitar lokasi kejadian maupun pemeriksaan terhadap bangkai kapal.
“Saya sampaikan bahwa seluruh korban yang terevakusasi ini rencana akan kita konfirmasikan kepada KSOP maupun kepada dari owner. Kalau semua data itu sudah sesuai, tentunya dengan cepat operasi bisa kita selesaikan,” pungkas Syafii.
Basarnas berharap proses verifikasi dapat segera diselesaikan sehingga status seluruh penumpang KMP Mutiara Sentosa II dapat dipastikan.
Koordinasi antara Basarnas, KSOP, operator kapal, dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat, akurat, dan sesuai prosedur keselamatan pelayaran. (*/stch/dda)














