Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa BeaZakat 2026 Resmi Dibuka, Kuliah S1 Gratis hingga Lulus? Cek Syarat

Beasiswa BeaZakatBeasiswa BeaZakat
Penerima Beasiswa BeaZakat

BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Zakat atau BeaZakat 2026 bagi mahasiswa jenjang S1. Program ini memberikan pembiayaan fully funded hingga maksimal 48 bulan atau empat tahun.

Pendaftaran BeaZakat 2026 berlangsung secara daring mulai 24 Agustus sampai 7 September 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Program BeaZakat mengutamakan perguruan tinggi dengan akreditasi A atau Unggul. Bidang studi yang menjadi prioritas mencakup sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, zakat dan wakaf, serta pendidikan.

Lantas, apakah BeaZakat 2026 benar-benar membuat kuliah S1 gratis sampai lulus? Jawabannya, penerima memperoleh pembiayaan penuh dengan batas maksimal delapan semester atau empat tahun, sehingga tetap harus mengikuti ketentuan program.

Calon peserta harus beragama Islam dan berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pendaftar juga wajib memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar dari SMA, SMK, STM, MA, atau satuan pendidikan sederajat yang memenuhi ketentuan.

Lulusan pesantren, muadalah, atau pendidikan Islam lainnya juga dapat mendaftar apabila satuan pendidikannya berada dalam pembinaan Kemenag dan Kemendikdasmen. Selain itu, pendaftar wajib memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 80.

Peserta harus sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi melalui bukti Letter of Acceptance (LoA). Bukti penerimaan dapat berupa dokumen resmi, tangkapan layar, atau KRS yang memperlihatkan program studi yang dipilih.

Pendaftar juga wajib melampirkan invoice atau surat tagihan UKT resmi dari kampus. Bukti pembayaran UKT semester pertama harus dicantumkan dalam satu file PDF bersama dokumen yang dipersyaratkan.

Dokumen lain yang perlu disiapkan mencakup data diri, data orang tua atau wali, serta pas foto terbaru ukuran 3×4 dengan latar belakang merah. Pendaftar juga harus menyiapkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan bukti kondisi ekonomi keluarga.

Bukti kondisi ekonomi dapat berupa slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua atau wali. Dokumen pendukung lainnya meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP) sekolah apabila memiliki dan dokumen yang menunjukkan calon penerima termasuk kelompok asnaf fakir miskin.

Peserta juga wajib memperoleh surat rekomendasi dari pihak yang memenuhi ketentuan program. Rekomendasi dapat berasal dari kepala satuan pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat, PTN atau PTKIN, BAZNAS, maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Salah satu bagian penting dalam pendaftaran BeaZakat 2026 adalah surat pernyataan komitmen dan pakta integritas. Dokumen tersebut harus ditandatangani pendaftar bersama orang tua atau wali dengan meterai Rp10.000.

Pendaftar menyatakan kesetiaan kepada Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945. Peserta juga berkomitmen tidak mendukung gerakan, organisasi, atau ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Ketentuan program juga memuat komitmen menjalankan ibadah, tidak merokok atau menggunakan rokok elektronik, serta mengikuti perkuliahan secara penuh. Penerima beasiswa juga tidak diperkenankan bekerja, mendaftar ASN, atau menerima pendanaan ganda selama menjadi penerima.

Peserta harus mengikuti seluruh aturan program dan menyelesaikan studi sesuai masa pembiayaan. Karena itu, istilah kuliah gratis hingga lulus perlu dipahami sebagai pembiayaan penuh dengan batas maksimal empat tahun.

Pendaftaran BeaZakat 2026 dilakukan melalui portal resmi pendaftaran beasiswa Kemenag. Calon peserta perlu mengisi data dengan benar dan mengunggah seluruh dokumen sebelum pendaftaran ditutup pada 7 September 2026.

Seleksi selanjutnya mencakup pemeriksaan administrasi serta tahapan wawancara dan penilaian lainnya. Peserta yang lolos setiap tahap akan mengikuti proses berikutnya hingga ditetapkan sebagai penerima Beasiswa BeaZakat 2026.

BeaZakat menjadi salah satu peluang pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses kuliah S1 dengan dukungan pembiayaan penuh. Kebijakan pendayagunaan zakat sendiri menempatkan beasiswa sebagai salah satu bentuk peningkatan kualitas umat yang diprioritaskan bagi kelompok fakir dan miskin.

Dengan batas pendaftaran yang semakin dekat, calon peserta sebaiknya segera memeriksa kelengkapan dokumen sebelum mengajukan permohonan. Pastikan kampus, program studi, nilai akademik, kondisi ekonomi, dan seluruh persyaratan lainnya sesuai dengan pedoman BeaZakat 2026. (mdr)

Berita Sebelumnya
Danantara Housing Expo

KPR BNI DP 1 Persen Hadir di Danantara Housing Expo, Cek Syaratnya

Berita Selanjutnya
Acer Aspire Go

Acer Aspire Go 14 Terbaru Bawa Intel Core 5, Cocok untuk Pelajar Multitasking