BANYUMASEKSPRES.ID, BNI menghadirkan program khusus KPR BNI Griya dalam Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, Tangerang. Program ini menawarkan DP mulai 1 persen, bunga spesial 2,75 persen, bebas biaya provisi dan administrasi, serta tenor hingga 30 tahun.
Danantara Housing Expo 2026 berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 dan menghadirkan berbagai pilihan hunian dari pengembang BUMN maupun swasta. Program KPR BNI berlaku untuk pembelian properti baru dari pengembang peserta pameran yang telah bekerja sama dengan BNI.
Selain bunga 2,75 persen dan DP mulai 1 persen, fasilitas tersebut memberikan pilihan tenor kredit hingga 30 tahun. Dengan skema ini, cicilan KPR BNI Griya tersedia mulai sekitar Rp1 jutaan, tergantung nilai pembiayaan dan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat yang tertarik perlu memperhatikan batas waktu program tersebut. Pengajuan KPR dalam program Danantara Housing Expo 2026 harus direalisasikan paling lambat 30 September 2026.
Calon debitur KPR BNI Griya harus berstatus Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 21 tahun saat mengajukan kredit. Usia maksimal ketika kredit lunas adalah 55 tahun atau sesuai usia pensiun bagi pegawai dan 65 tahun bagi wiraswasta serta profesional.
Untuk pegawai tetap perusahaan yang belum go public, masa kerja minimal yang ditetapkan adalah dua tahun. Sementara itu, pegawai perusahaan yang sudah go public memiliki ketentuan masa kerja minimal satu tahun.
BNI juga memberikan ketentuan khusus bagi ASN, CASN, BUMN, BUMD, serta sejumlah instansi dan lembaga pemerintah. Kelompok tersebut dapat memiliki ketentuan masa kerja berbeda sesuai kebijakan BNI.
Bagi wiraswasta dan profesional, usaha atau profesi yang dijalankan harus memiliki pengalaman minimal dua tahun. Pemohon juga wajib mengisi formulir serta melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan pengajuan KPR.
Dokumen dasar yang perlu disiapkan meliputi KTP pemohon dan pasangan, Kartu Keluarga, surat nikah jika sudah menikah, serta NPWP pribadi atau SPT PPh 21. Pemohon juga perlu menyiapkan pas foto berukuran 3×4 dan dokumen jaminan sesuai jenis properti.
Pegawai tetap perlu melampirkan rekening gaji tiga bulan terakhir, surat keterangan kerja, serta slip gaji asli. Sementara itu, profesional dan pengusaha atau wiraswasta perlu menyiapkan rekening koran enam bulan terakhir sesuai ketentuan BNI.
Profesional juga harus melengkapi dokumen izin praktik dari instansi terkait. Pengusaha atau wiraswasta perlu menyiapkan legalitas usaha seperti SIUP, izin usaha, TDP, atau NIB.
Untuk pengusaha, BNI juga dapat meminta akta pendirian atau perubahan terakhir serta laporan keuangan dua tahun terakhir. Dokumen jaminan turut diperlukan, dengan ketentuan yang berbeda antara properti baru dan properti seken.
BNI Griya dapat digunakan untuk pembelian rumah tinggal, rumah susun, flat, apartemen, dan jenis properti lain sesuai ketentuan. Untuk pembelian rumah tinggal, rumah susun, flat, atau apartemen, tenor kredit maksimal mencapai 30 tahun.
Danantara Housing Expo 2026 sendiri menawarkan lebih dari 360 ribu unit properti dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta. Dari ekosistem BUMN, terdapat 12 pengembang dengan lebih dari 16 ribu unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi.
Pameran ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dengan menghadirkan hunian dan pilihan pembiayaan dalam satu ekosistem. Pilihan rumah yang tersedia mencakup rumah subsidi, rumah keluarga, apartemen, hingga hunian premium.
Dengan DP mulai 1 persen, bunga spesial 2,75 persen, serta tenor panjang, KPR BNI menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang menarik selama pameran. Namun, calon pembeli tetap perlu memastikan kemampuan membayar cicilan dan memenuhi seluruh persyaratan sebelum mengajukan kredit.
BNI tetap melakukan proses analisis dan persetujuan kredit sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, DP rendah tidak berarti setiap pengajuan KPR otomatis disetujui.
Bagi masyarakat yang menemukan rumah sesuai kebutuhan selama Danantara Housing Expo, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berkonsultasi langsung dengan pihak bank dan pengembang. Dengan memahami syarat, dokumen, tenor, serta batas waktu realisasi, calon pembeli dapat merencanakan kepemilikan rumah secara lebih matang. (mdr)
















