Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

BPBD dan DPUPR Temanggung Siapkan Jalan Alternatif dan Pipanisasi Darurat Pasca Longsor

Longsor Putus Akses Warga Lumpuhkan AktivitasLongsor Putus Akses Warga Lumpuhkan Aktivitas
ALAT BERAT: Pengerjaan jalan baru di wilayah bencana tanah longsor di Desa Ngadisepi Kecamatan Gemawang dikebut

BANYUMASEKSPRES.ID, TEMANGGUNG – Bencana tanah longsor yang terjadi Jumat (2/1) lalu telah memutus total jalan penghubung antar desa di wilayah Dusun Sesehm, Desa Ngadisepi, Kecamatan Gemawang.

Kondisi ini memicu reaksi cepat dari Pemerintah Kabupaten Temanggung yang mengerahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk mempercepat pembangunan jalan baru di wilayah bencana tersebut.

Alat berat segera diturunkan ke lokasi pembangunan jalan baru di Dalangan-Gemawang, yang terletak tidak jauh dari lokasi longsor.

Kepala DPUPR Temanggung, Hendy Wahyu Nurhidayat menjelaskan bahwa pengerjaan ini difokuskan pada pembuatan drainase dan proses stripping atau pengupasan tanah.

“Alat berat sudah mulai bekerja di lapangan. Fokus pengerjaannya adalah pembuatan drainase dan stripping atau pengupasan tanah,” ujar Hendy.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap dampak longsor yang tidak hanya mengganggu konektivitas antar desa seperti Ngadisepi, Gemawang, dan Kemiriombo, tetapi juga mengancam saluran irigasi Gondangan di area terdampak.

Bencana tanah longsor ini juga menyebabkan aliran irigasi di titik longsor harus dibendung dan dialihkan sementara guna mengurangi beban air pada tanah yang labil.

“Kami kirim 12 pipa pralon diameter 8 inci dan 10 pipa beton untuk gorong-gorong. Pipanisasi ini darurat agar sawah tetap teraliri air dan mencegah gagal panen. Selain itu, bertujuan meminimalisir risiko longsor susulan,” jelasnya lebih lanjut.

Di tengah keterbatasan akses akibat bencana tersebut, Bupati Temanggung, Agus Setyawan menegaskan bahwa pelayanan publik tetap berjalan.

Pemkab Temanggung telah menyiagakan armada BPBD untuk membantu anak-anak sekolah dari wilayah terdampak agar tetap bisa bersekolah tanpa harus berjalan kaki jauh melintasi jalan yang terputus.

“Kami mohon kesabaran masyarakat selama proses pengerjaan jalur darurat ini berlangsung,” kata Agus.

“Sementara jalan diperbaiki dan pipanisasi terus berproses oleh tim DPUPR di lapangan, armada BPBD juga siaga untuk antar-jemput siswa di Desa Ngadisepi dan Kemiriombo.”

Agus juga menyerukan kepada warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan karena daerah tersebut dikenal rawan bencana alam terutama saat musim hujan tiba.

“Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam, tidak hanya di kecamatan Gemawang saja namun disemua daerah di Temanggung tetap harus waspada,” pesan Agus dengan penuh perhatian.

Dalam upaya pemulihan pasca-bencana ini, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pemkab Temanggung menunjukkan komitmennya dalam menangani situasi darurat ini dengan cepat dan efektif melalui berbagai langkah strategis mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penyiapan transportasi alternatif bagi para pelajar.

Situasi tanah longsor seperti ini memang menuntut penanganan yang tepat waktu untuk mencegah dampak lebih parah serta memastikan kehidupan sehari-hari warga dapat kembali normal secepat mungkin.

Dengan adanya alat berat yang telah dikerahkan serta langkah-langkah mitigasi lainnya seperti pipanisasi darurat, diharapkan dapat mengurangi risiko kerugian lebih lanjut baik bagi penduduk maupun sektor pertanian setempat.

Pada akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem seperti saat musim penghujan datang.

Peran aktif pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menerapkan langkah-langkah preventif sangat diperlukan agar kejadian serupa dapat diminimalisir dampaknya. (*/dda)

Berita Sebelumnya
Tetap Antusias Meski Tak Bisa ke Banyumas

Meski Kalah Tipis, Suporter Persibangga Penuhi Nobar Laga vs Persibas di Usman Janatin

Berita Selanjutnya
Peserta dapat melakukan cek status BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN yang tersedia di Google Play Store maupun App Store secara resmi

Jenis Kepesertaan BPJS Kesehatan di Indonesia dan Skema Iurannya