Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

BRI dan YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Longsor Pandanarum Banjarnegara

BRI dan YBM BRILiaN Salurkan Bantuan LongsorBRI dan YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Longsor
BANTUAN: BRI BO Banjarnegara dan YBM BRILiaN kembali melakuan aksi dengan menyalurkan bantuan berbagai kebutuhan mendesak bagi warga terdampak di titik pengungsian tahap kedua

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Bencana tanah longsor yang melanda Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, belum berakhir. Ratusan warga masih bertahan di pengungsian, menunggu situasi membaik.

Dalam upaya meringankan beban para penyintas, dukungan logistik dari BRI dan YBM BRILiaN kembali datang dengan bantuan tahap kedua pada Selasa, 2 Desember 2025.

Bantuan ini diluncurkan sebagai tindak lanjut dari respons cepat yang sebelumnya diberikan pada 18 November 2025.

Pada distribusi pertama, BRI menyuplai berbagai keperluan penting seperti paket makanan pokok, obat-obatan, perlengkapan dapur, hingga survival kits.

Pada tahap kedua ini, fokus bantuan bergeser ke kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.

Bantal, sarung bantal, handuk, pakaian, dan perlengkapan penting lainnya menjadi prioritas berdasarkan informasi mendesak dari BPBD Banjarnegara.

Seluruh bantuan diterima di posko logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara sebelum didistribusikan ke berbagai titik pengungsian.

BPBD mencatat sekitar 500 warga masih bertahan di beberapa posko pengungsian yang tersebar di Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, dan Gedung Haji Desa Pringamba.

Kondisi ini menggambarkan betapa parahnya dampak bencana yang menimpa wilayah tersebut.

Lukman Hakim dari BRI BO Banjarnegara yang terlibat langsung dalam pendistribusian bantuan mengungkapkan komitmen lembaganya untuk selalu hadir dalam kondisi darurat seperti ini.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana dan sedikit memenuhi kebutuhan mereka di posko bencana,” ujar Lukman Hakim kepada awak media.

Lebih jauh lagi, Lukman menjelaskan bahwa BRI tidak akan berhenti sampai di sini. Ia menekankan pentingnya partisipasi publik dalam proses pemulihan pascabencana.

“Kami akan mencoba mengajak masyarakat lainnya untuk membantu pemulihan korban bencana khususnya di Banjarnegara. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami dapat kembali menyalurkan bantuan untuk mempercepat proses pemulihan,” tambahnya dengan penuh harap.

Namun hingga kini akses menuju lokasi longsor masih ditutup untuk umum karena alasan keselamatan.

Kondisi jalan dan lingkungan sekitar belum sepenuhnya aman bagi lalu lintas kendaraan maupun pejalan kaki.

Oleh karena itu semua bantuan dari berbagai pihak ditampung terlebih dahulu di pos logistik BPBD dan disalurkan secara bertahap oleh tim BPBD Kecamatan Pandanarum.

Bantuan lanjutan dari BRI dan YBM BRILiaN ini merupakan bukti nyata konsistensi kedua lembaga dalam menjalankan komitmen sosial mereka.

Keberlanjutan aksi kemanusiaan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

Pujian layak diberikan kepada inisiatif semacam ini karena selain membantu meringankan beban fisik para korban bencana juga memberikan dukungan moral yang berarti bagi seluruh komunitas terdampak.

Bantuan ini tidak hanya menyediakan kebutuhan mendesak tetapi juga menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan di antara masyarakat.

Situasi darurat seperti ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat guna meminimalisir dampak negatif yang lebih besar lagi di masa mendatang.

Semangat gotong royong dan saling membantu harus terus dipupuk demi terciptanya ketahanan komunitas yang lebih baik.(jud/dda)

Berita Sebelumnya
Fitur Biometrik BRIMO

Cara Atasi Fingerprint BRImo Tidak Berfungsi Setelah Update

Berita Selanjutnya
Kpk periksa empat biro travel haji

KPK Ungkap Bukti Baru Korupsi Iklan Bank BJB, Tersangka Bisa Bertambah