BANYUMASEKSPRES.ID, Cek desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN penting untuk mengetahui kelayakan menerima bansos Agustus 2026.
Kementerian Sosial atau Kemensos kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial selama Agustus 2026 kepada masyarakat yang memenuhi ketentuan penerima.
Bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan atau PKH, Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, serta bansos beras.
Selain bantuan tersebut, Program Indonesia Pintar atau PIP juga menjadi salah satu bantuan yang berkaitan dengan masyarakat penerima manfaat.
Keluarga penerima manfaat atau KPM perlu memastikan apakah namanya masih tercatat sebagai penerima bansos berdasarkan pembaruan data pemerintah.
Informasi tersebut dapat diketahui dengan mengecek desil melalui laman maupun aplikasi resmi Cek Bansos yang disediakan Kementerian Sosial.
Desil dalam DTSEN merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan sejumlah variabel sosial dan ekonomi yang tercatat dalam pendataan pemerintah.
Pengukuran tersebut mempertimbangkan informasi individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset keluarga.
Data kesejahteraan tersebut kemudian dikelompokkan menjadi sepuluh tingkatan desil, dengan setiap kelompok mencakup sepuluh persen keluarga Indonesia.
Desil 1 menunjukkan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan sepuluh persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok tertinggi.
Pengelompokan desil tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah menjadi prioritas penerima PKH dan bantuan sembako.
Sementara itu, keluarga yang masuk desil 5 masih dapat menjadi peserta PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku dalam program tersebut.
Karena data desil bersifat dinamis, masyarakat perlu melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui perubahan status kesejahteraan keluarganya.
Pemutakhiran data dapat memengaruhi informasi penerima bansos, sehingga KPM sebaiknya memastikan data yang tercatat tetap sesuai kondisi terbaru.
Pengecekan desil dan status penerima bansos Agustus 2026 dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Untuk memulai pengecekan, masyarakat dapat mengunjungi laman Cek Bansos Kemensos menggunakan perangkat yang terhubung dengan internet.
Setelah laman terbuka, masukkan Nomor Induk Kependudukan atau NIK sesuai dengan data yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk.
Berikutnya, masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia pada kotak di bawah kolom NIK untuk melanjutkan proses pengecekan data.
Jika huruf kode terlihat kurang jelas, pengguna dapat menekan ikon simbol di sebelah kolom untuk melakukan refresh captcha tersebut.
Setelah seluruh data terisi, tekan tombol “CARI DATA” untuk memproses pencarian informasi penerima bansos berdasarkan NIK yang dimasukkan.
Sistem kemudian akan menampilkan informasi status penerima bansos sekaligus kategori desil berdasarkan data yang tersedia dalam sistem.
Selain melalui laman, pengecekan desil dan status penerima bansos Agustus 2026 juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos.
Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat memeriksa informasi penerima sesuai data yang tercatat dalam sistem Kementerian Sosial secara berkala.
Sebelum melakukan pengecekan, pengguna perlu mengunduh dan memasang aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store terlebih dahulu.
Setelah aplikasi terpasang, pastikan perangkat memiliki koneksi internet stabil agar proses pembuatan akun dan pengecekan berjalan dengan baik.
Pengguna dapat membuka aplikasi Cek Bansos Kemensos di Google Play untuk memulai proses tersebut.
Setelah aplikasi dibuka, pilih menu “Buat Akun” untuk memulai proses pendaftaran akun pengguna pada aplikasi Cek Bansos.
Calon pengguna kemudian perlu melengkapi data diri, termasuk Nomor KK, NIK, serta nama lengkap sesuai identitas KTP.
Pada tahap pembuatan akun, pengguna juga harus mengunggah swafoto dan foto KTP sesuai ketentuan verifikasi identitas aplikasi.
Setelah seluruh informasi dilengkapi, pilih menu “Buat Akun Baru” untuk melanjutkan proses pendaftaran akun pada aplikasi tersebut.
Pengguna kemudian perlu melakukan verifikasi email sebelum dapat melanjutkan pengecekan informasi melalui akun Cek Bansos masing-masing.
Setelah verifikasi selesai, buka menu “Profil” untuk melihat informasi mengenai status penerima bansos yang tercatat dalam sistem.
Informasi pada halaman profil dapat membantu masyarakat mengetahui status penerima bansos sekaligus memastikan data yang tercatat sesuai keadaan.
Pengecekan desil secara berkala penting dilakukan karena perubahan data kesejahteraan dapat memengaruhi sasaran penerima bantuan sosial pemerintah.
Dengan mengetahui kategori desil, masyarakat dapat memahami posisi kesejahteraan keluarga berdasarkan data DTSEN yang digunakan dalam penentuan sasaran bantuan. (vip)














