BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Atlet sepatu roda asal Banjarnegara, Fatahilah Rajawali Cahyono Putra, mencatat prestasi membanggakan setelah meraih empat medali pada 2026 Belt and Road Speed Championship di Dehua County, Fujian Province, China.
Kejuaraan internasional tersebut berlangsung pada 4–11 Agustus 2026. Fatahilah yang menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak saat mewakili Indonesia.
Dua medali emas diraih Fatahilah melalui nomor Elimination 10.000 meter dan Relay beregu.
Sementara itu, dua medali perak diperoleh dari nomor Points 5.000 meter dan Point 1.000 meter.
Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi atlet muda Banjarnegara karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai negara dalam kompetisi tingkat internasional.
Pengalaman tersebut juga dinilai dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Secara keseluruhan, atlet sepatu roda Jawa Tengah tampil impresif dalam kejuaraan tersebut. Kontingen berhasil mengumpulkan 14 medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengapresiasi pencapaian Fatahilah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi atlet dan keluarga, tetapi juga membawa nama Banjarnegara di level internasional.
“Keberhasilan atlet andalan Banjarnegara, Fatahilah Rajawali pada ajang 2026 Belt and Road Speed Championship di China yang meraih dua medali emas dan dua perak untuk Indonesia, merupakan satu kebanggaan bagi Banjarnegara,” kata Nurohman, Selasa (11/8/2026).
Menurut Nurohman, pengalaman Fatahilah bertanding melawan atlet dari berbagai negara dapat membantu meningkatkan mental bertanding.
Persaingan di kejuaraan internasional juga memberikan pengalaman baru yang bisa dimanfaatkan untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
Capaian tersebut menjadi semakin penting karena Fatahilah diproyeksikan sebagai salah satu atlet andalan Banjarnegara pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung di wilayah Semarang Raya pada Oktober mendatang.
Pengalaman internasional dari China diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri Fatahilah sebelum tampil di Porprov.
Performa yang ditunjukkannya juga menjadi sinyal positif bagi persiapan Kontingen Banjarnegara menghadapi persaingan antar daerah di Jawa Tengah.
Dengan membawa pulang empat medali, Fatahilah kini memiliki modal pengalaman sekaligus prestasi untuk menghadapi agenda olahraga berikutnya.
KONI Banjarnegara berharap performanya dapat terus dipertahankan sehingga mampu kembali menyumbangkan medali bagi daerah. (jud/stch/dda)
















