BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Sebanyak 636 calon jemaah haji Kabupaten Banjarnegara mulai menjalani proses pembuatan paspor sebagai salah satu persiapan keberangkatan ibadah haji 2027.
Proses pembuatan paspor dilakukan secara terpusat di Gedung Golkar Banjarnegara selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (10-14/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Cilacap.
Pembuatan paspor menjadi salah satu tahapan penting yang harus diselesaikan calon jemaah sebelum memasuki rangkaian persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Kasi Bina Haji dan Umrah Kemenhaj Banjarnegara, Eti Sofiyatul Muyasaroh mengatakan, sebanyak 636 calon jemaah yang mengikuti pembuatan paspor merupakan mereka yang dokumennya telah melalui proses verifikasi.
Setelah dinyatakan lengkap dan siap, calon jemaah kemudian dijadwalkan mengikuti proses pembuatan paspor.
“Setelah kami verifikasi dokumen, ada 636 calon jemaah haji yang siap dokumennya. Kami jadwalkan selama lima hari karena kuota dari kantor imigrasi per hari sekitar 150 orang,” kata Eti.
Pelaksanaan pembuatan paspor calon jemaah haji Banjarnegara dijadwalkan berdasarkan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).
Pengaturan tersebut dilakukan agar proses pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan menyesuaikan kapasitas pelayanan dari Kantor Imigrasi Cilacap.
Meski sudah mencapai 636 orang, jumlah calon jemaah yang mengikuti proses tersebut masih lebih rendah dibandingkan sekitar 904 calon jemaah haji reguler yang sebelumnya menjadi sasaran verifikasi dokumen.
Masih terdapat calon jemaah yang belum mengikuti proses verifikasi. Kemenhaj Banjarnegara mencatat beberapa alasan, mulai dari calon jemaah yang meninggal dunia, sedang mengalami sakit, hingga berada di luar Pulau Jawa.
Kemenhaj Banjarnegara selanjutnya akan berkoordinasi dengan KBIHU untuk menentukan langkah bagi calon jemaah yang belum melakukan verifikasi dokumen.
Para calon jemaah yang belum mengikuti proses tersebut juga diimbau segera mendatangi Kantor Kemenhaj Banjarnegara.
Langkah itu diperlukan agar kelengkapan dokumen dapat segera diperiksa dan rekomendasi pembuatan paspor dapat diterbitkan.
“Bagi yang belum ikut verifikasi dokumen segera ke kantor Kemenhaj Banjarnegara. Kami akan bantu verifikasi dan segera kami buatkan rekomendasi pembuatan paspor,” ujar Eti.
Dalam proses pembuatan paspor, calon jemaah yang sebelumnya pernah memiliki paspor juga diminta membawa dokumen lama. Paspor tersebut tetap perlu dibawa meskipun sudah tidak berlaku.
Namun, bagi calon jemaah yang masih memiliki paspor aktif, dokumen tersebut tidak perlu langsung diganti dengan paspor baru.
Ketentuan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon jemaah agar proses administrasi berjalan lebih mudah.
Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam persiapan ibadah haji.
Karena itu, calon jemaah yang belum menjalani verifikasi diminta segera mengurus dokumen agar tidak tertinggal dalam tahapan persiapan keberangkatan haji 2027.
Setelah proses pembuatan paspor selesai, persiapan calon jemaah haji Banjarnegara akan berlanjut ke sejumlah tahapan lainnya.
Beberapa di antaranya adalah pelunasan biaya haji, perekaman biometrik, pengajuan visa, serta screening kesehatan.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan administrasi dan kesehatan sebelum calon jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Selain calon jemaah haji reguler, terdapat pula 29 jemaah yang mengajukan penggabungan serta 36 jemaah yang masih menjalani proses pelimpahan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persiapan keberangkatan haji 2027 di Kabupaten Banjarnegara mulai dilakukan sejak jauh hari.
Proses administrasi menjadi salah satu tahapan yang harus diselesaikan secara bertahap sebelum jemaah memasuki tahapan berikutnya.
Selain kelengkapan dokumen, Kemenhaj Banjarnegara mengingatkan calon jemaah untuk mulai memperhatikan kondisi kesehatan sejak sekarang.
Persiapan kesehatan dinilai penting karena calon jemaah nantinya harus mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
Kondisi fisik yang baik juga dibutuhkan agar jemaah dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Dengan proses pembuatan paspor yang mulai berjalan, calon jemaah haji Banjarnegara diharapkan dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan keberangkatan secara bertahap.
Calon jemaah yang dokumennya belum diverifikasi juga diminta segera berkoordinasi dengan Kemenhaj agar proses administrasi tidak mengalami keterlambatan.
Persiapan lebih awal tersebut diharapkan membuat proses keberangkatan calon jemaah haji Banjarnegara 2027 dapat berjalan lebih tertib, mulai dari kelengkapan dokumen hingga pemeriksaan kesehatan dan pengurusan visa. (far/stch/dda)
















