Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Cegah Eksploitasi Anak, Satpol PP Cilacap Amankan Anak Jalanan dan Anak Punk

Penanganan Anak Jalanan DiintensifkanPenanganan Anak Jalanan Diintensifkan
PEMBINAAN : Petugas Satpol PP Cilacap saat melakukan pembinaan terhadap PGOT yang melibatkan anak-anak

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan anak, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap melakukan penertiban terhadap anak jalanan dan pengemis, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.

Operasi ini berlangsung selama triwulan pertama tahun 2026 dan merupakan bagian dari program Kabupaten Layak Anak (KLA) yang bertujuan untuk melindungi anak-anak dari berbagai bentuk eksploitasi.

Kepala Satpol PP Cilacap, Rochman, menjelaskan bahwa penertiban ini bukan hanya sekedar tindakan hukum, tetapi juga langkah preventif untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam kehidupan di jalanan.

Dalam salah satu operasi, petugas berhasil mengamankan pasangan suami istri asal Purwokerto yang ditemukan membawa tiga anak balita saat mengamen di perempatan jalan.

“Setelah kami lakukan pembinaan di kantor, yang bersangkutan diminta tidak mengulangi perbuatannya dan dipulangkan ke daerah asal,” ungkap Rochman pada Senin, 6 April.

Selain itu, dalam operasi yang sama, Satpol PP juga menjaring tiga anak punk asal Banyumas yang berada di wilayah Cilacap.

Mereka kemudian diserahkan kepada rumah singgah milik Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Hal ini menunjukkan komitmen Satpol PP dalam menangani masalah sosial yang melibatkan anak-anak secara komprehensif.

Rochman menegaskan bahwa penanganan terhadap anak-anak tersebut tidak hanya sebatas penertiban administratif. Timnya juga melakukan pembinaan agar mereka tidak kembali ke jalanan.

“Bagi anak punk perempuan yang tidak diterima keluarganya, kami bekerja sama untuk memberikan pelatihan keterampilan di Solo,” jelasnya.

Ini adalah langkah yang sangat penting, karena memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi individu yang lebih baik.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yang terjaring dalam razia ini.

Selain itu, upaya ini selaras dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Cilacap sebagai Kabupaten Layak Anak, di mana setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa adanya gangguan dari lingkungan sekitar.

Dalam konteks ini, keberadaan Satpol PP sangat krusial. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.

Melalui tindakan tegas namun penuh empati, mereka berusaha menciptakan kondisi yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Penertiban ini bukan sekadar sebuah operasi rutin, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat Cilacap yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Kegiatan ini juga mengundang perhatian masyarakat luas. Banyak orang tua dan warga Cilacap mendukung inisiatif tersebut, mengingat pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman bagi anak-anak.

Dengan adanya tindakan tegas dari Satpol PP, harapan masyarakat untuk melihat perubahan positif dalam perlindungan anak menjadi semakin nyata. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pemuda Panjat Tower 70 Meter Dievakuasi

Nekat Akhiri Hidup di Tower Tinggi, Pemuda Banyumas Diselamatkan Setelah 3 Jam Negosiasi

Berita Selanjutnya
Skuad Garuda Pesta Gol

Sanjaya Menggila! Timnas Indonesia Pesta Gol ke Gawang Brunei di AFF Futsal 2026