Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polres Kebumen dan Perhutani Pasang Papan Imbauan

Pasang Papan Peringatan, Polres Cegah Kebakaran HutanPasang Papan Peringatan, Polres Cegah Kebakaran Hutan
PERINGATAN: Polres Kebumen bersama Perum Perhutani memasang papan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan RPH Karanggayam, Selasa (11/8)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Polres Kebumen bersama Perum Perhutani meningkatkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memasang papan imbauan di kawasan hutan RPH Karanggayam, Selasa (11/8/2026).

Pemasangan papan imbauan dilakukan sekitar pukul 10.15 WIB di kawasan hutan petak 124 B dan 125 F RPH Karanggayam.

Papan ditempatkan di sejumlah titik yang mudah terlihat oleh masyarakat maupun pengguna kawasan hutan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi karhutla yang meningkat ketika kondisi cuaca memasuki musim kering.

Vegetasi dan lahan yang mulai mengering membuat api lebih mudah muncul dan menyebar apabila terjadi pembakaran maupun sumber api lainnya.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan tidak selalu diawali oleh aktivitas besar, tetapi bisa dipicu hal sederhana seperti puntung rokok atau api yang ditinggalkan begitu saja.

“Warga kami imbau tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak meninggalkan api di kawasan hutan,” kata I Putu Bagus Krisna Purnama.

Selain mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api, papan imbauan tersebut juga berisi larangan membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara dibakar.

Cara tersebut dinilai berisiko karena api dapat dengan mudah merembet ke kawasan hutan, terutama ketika kondisi lahan sedang kering.

Pemasangan papan dilakukan bersama jajaran kepolisian dan Perhutani.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Karanggayam Iptu Sumaryadi bersama Kepala Resort Pemangku Hutan (RPH) Karanggayam Budiyono serta sejumlah personel dari kedua instansi.

Kolaborasi Polres Kebumen dan Perhutani ini menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla sejak dini.

Edukasi kepada masyarakat dinilai penting karena warga menjadi pihak yang paling sering beraktivitas di sekitar kawasan hutan, baik untuk kegiatan pertanian, perkebunan maupun aktivitas lainnya.

Polisi dan Perhutani juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di kawasan hutan.

Laporan yang disampaikan lebih awal dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

Karhutla menjadi perhatian khusus saat musim kemarau karena kondisi vegetasi yang kering dapat mempercepat penyebaran api.

Karena itu, pencegahan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga melalui pemasangan papan peringatan dan imbauan kepada masyarakat.

Menurut Kapolres Kebumen, kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menekan risiko kebakaran.

Warga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk membakar lahan untuk membuka area pertanian atau perkebunan.

Papan peringatan yang dipasang di RPH Karanggayam diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat setiap kali melintas atau beraktivitas di kawasan tersebut.

Dengan adanya informasi yang mudah terlihat, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan memahami risiko kebakaran selama musim kemarau.

Polres Kebumen bersama Perhutani juga mengajak warga tidak bersikap pasif ketika melihat potensi kebakaran.

Jika menemukan asap atau api di kawasan hutan, masyarakat diminta segera menghubungi polisi maupun petugas Perhutani agar dapat dilakukan penanganan secepatnya.

Upaya pencegahan tersebut diharapkan mampu menjaga kawasan hutan RPH Karanggayam dari ancaman kebakaran.

Selain mencegah kerugian lingkungan, langkah ini juga penting untuk menjaga keamanan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, polisi dan Perhutani berharap potensi karhutla di Kebumen dapat ditekan.

Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting, terutama ketika kondisi hutan dan lahan semakin kering akibat musim kemarau. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Wabup: SPPG Harus Berbenah Sebelum Masalah

Wabup Purbalingga Beri Catatan Keras Pengelola SPPG, Higienitas hingga Anggaran Disorot

Berita Selanjutnya
Kemenag Perketat LPJ BOS BOP Tahap II

Kemenag Purbalingga Perketat Pengawasan Dana BOS dan BOP Madrasah, Bukti Transaksi Ikut Diperiksa