BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Harga cabai rawit merah di Pasar Majenang, Kabupaten Cilacap, turun Rp8 ribu per kilogram (kg). Komoditas tersebut kini dijual Rp47 ribu per kg, dari sebelumnya Rp55 ribu per kg.
Kepala Pasar Majenang, Sulhani, mengatakan penurunan harga dipengaruhi pasokan cabai yang cukup banyak. Di sisi lain, permintaan dari konsumen cenderung menurun.
“Stok cabai rawit merah belakangan ini cukup banyak, sementara permintaan konsumen cenderung berkurang,” kata Sulhani saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).
Selain cabai rawit merah, sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya juga mengalami penurunan harga. Bawang merah turun Rp3 ribu dari Rp35 ribu menjadi Rp32 ribu per kg.
Sementara itu, harga bawang putih apel turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kg. Penurunan harga tersebut turut dipengaruhi kondisi pasokan di pasar.
Sulhani mengatakan pasokan cabai di Pasar Majenang berasal dari sejumlah daerah, seperti Garut dan Wonosobo.
Pedagang juga mendapatkan tambahan pasokan dari petani lokal yang sedang memasuki masa panen.
“Pedagang Pasar Majenang belakangan ini juga mendapat pasokan dari petani lokal yang sedang panen,” ujarnya.
Meski cabai rawit merah mengalami penurunan, kondisi berbeda terjadi pada cabai merah besar keriting. Harganya justru naik dari Rp35 ribu menjadi Rp37 ribu per kg.
Sementara harga cabai merah besar biasa masih bertahan di Rp30 ribu per kg. Adapun cabai hijau besar dijual Rp22 ribu per kg.
Pihak Pasar Majenang akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok setiap hari.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perubahan pasokan maupun permintaan yang dapat memengaruhi harga di tingkat pasar. (jul/stch/dda)
















