BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga sukses mengukir sejarah baru setelah memastikan promosi ke Liga 3 atau Liga Nusantara musim 2026/2027.
Kepastian tersebut diraih usai Laskar Jenderal Soedirman meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-1 atas Unaaha FC pada pertandingan terakhir Grup B babak delapan besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026.
Laga yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (5/7/2026) itu menjadi momen kebangkitan Persibangga sekaligus mengakhiri penantian panjang klub asal Kabupaten Purbalingga untuk kembali bersaing di kasta kompetisi yang lebih tinggi.
Kemenangan telak tersebut memastikan Persibangga mengakhiri fase grup di peringkat ketiga klasemen Grup B.
Posisi tersebut sudah cukup untuk mengamankan satu tiket promosi ke Liga 3 sesuai regulasi kompetisi Liga 4 Piala Presiden 2026.
Meski gagal melaju ke babak semifinal, keberhasilan promosi tetap menjadi pencapaian bersejarah bagi tim kebanggaan masyarakat Purbalingga.
Perjalanan Persibangga menuju promosi tidak berlangsung mudah. Tim sempat menghadapi tekanan besar setelah menelan kekalahan pada dua pertandingan awal fase delapan besar.
Hasil tersebut membuat peluang lolos ke babak berikutnya maupun meraih tiket promosi sempat dipertanyakan.
Namun para pemain mampu bangkit pada laga terakhir dengan menampilkan permainan menyerang yang efektif dan penuh determinasi.
Persibangga langsung tampil agresif sejak menit-menit awal pertandingan menghadapi Unaaha FC.
Upaya tersebut membuahkan hasil melalui gol pembuka yang dicetak Arvin Aufadi pada babak pertama.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain sehingga mampu menguasai jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, Persibangga semakin mendominasi permainan. Erlangga Adhyaksa berhasil menambah keunggulan sebelum Arif Aufa turut mencatatkan namanya di papan skor.
Penyerang Usama Ahmad kemudian tampil gemilang dengan mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan telak 5-1 bagi Persibangga.
Unaaha FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti yang mengubah skor menjadi 2-1.
Namun setelah gol tersebut, Persibangga kembali mengendalikan jalannya pertandingan dan berhasil menambah tiga gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil akhir tersebut menjadi kemenangan terbesar Persibangga selama putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026.
Meski berhasil menang besar, peluang Persibangga untuk melaju ke semifinal tetap bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup B.
Pada saat yang sama, laga antara PSN Ngada melawan Persinga Ngawi berakhir imbang tanpa gol.
Hasil tersebut membuat PSN Ngada mengakhiri fase grup sebagai juara Grup B dengan koleksi tujuh poin, sedangkan Persinga Ngawi menempati posisi kedua dengan empat poin.
Kedua tim tersebut berhak melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Sementara itu, Persibangga dan Unaaha FC sama-sama mengumpulkan tiga poin.
Namun Persibangga berhak menempati posisi ketiga karena unggul dalam perhitungan head to head serta memiliki selisih gol yang lebih baik.
Sepanjang fase grup, Persibangga berhasil mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan lima kali sehingga mengakhiri kompetisi dengan selisih gol positif dua.
Sebaliknya, Unaaha FC menutup babak delapan besar dengan selisih gol minus empat.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya mengamankan tiket promosi.
Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan penuh para suporter yang terus memberikan semangat meskipun tim sempat mengalami hasil kurang memuaskan pada dua pertandingan awal.
Menurutnya, kemenangan atas Unaaha FC menjadi bukti bahwa Persibangga memiliki mental pantang menyerah.
Tim mampu bangkit dari situasi sulit dan memanfaatkan kesempatan terakhir untuk mengubah nasib mereka di kompetisi nasional.
Keberhasilan promosi ke Liga 3 menjadi hadiah yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat Purbalingga yang selama ini terus mendukung perkembangan klub.
Promosi ini juga menjadi catatan sejarah baru bagi Persibangga. Untuk pertama kalinya sejak kompetisi nasional menggunakan format Liga 3 atau Liga Nusantara, klub berjuluk Laskar Jenderal Soedirman berhasil memastikan tempat di kasta tersebut.
Prestasi ini diharapkan menjadi awal kebangkitan Persibangga dalam membangun tim yang lebih kompetitif pada musim mendatang.
Dengan status baru sebagai peserta Liga 3 musim depan, Persibangga kini memiliki tantangan yang lebih besar untuk mempersiapkan skuad, meningkatkan kualitas permainan, serta mempertahankan konsistensi agar mampu bersaing dengan klub-klub dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan promosi menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus membuka peluang menghadirkan prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi nasional berikutnya. (tya/stch/dda)
















